Gerbang Tol Banyumanik Ditambah demi Kurangi Antrean

Kepadatan kendaraan di Gerbang Tol Banyumanik Semarang, Selasa (19/6 - 2018). (Bisnis/Alif Nazzala Rizqi)
25 Februari 2019 20:50 WIB Rivki Maulana Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — PT Trans Marga Jateng (TMJ) selaku operator jalan tol Semarang-Solo bakal menambah enam gardu di gerbang tol Banyumanik demi mengurangi antrean kendaraan yang melintas di gerbang jalan tol setempat menjelang Lebaran 2019.

Direktur Administrasi dan Keuangan TMJ, Novianto Dwi Wibowo, mengatakan kesibukan harian saat musim mudik lebaran bakal melonjak dibandingkan kesibukan harian reguler. Menjelang Lebaran, terangnya, kesibukan harian rata-rata diperkirakan bisa mencapai 100.000 kendaraan atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari biasa yang hanya 40.000 kendaraan.

Menurut Novanto, kenaikan kesibukan di ruas jalan tol Semarang-Solo maupun ruas lain di koridor Trans Jawa bakal meningkat apabila proyek jalan tol layang Jakarta-Cikampek II beroperasi pada musim Lebaran. Jalan tol layang itu diyakini bakal memicu minat pemudik menggunakan kendaraan pribadi. "Ini perlu diantisipasi. Saat ini ada 12 gardu. Kami tambah 6 entrance gardu miring," jelasnya di sela Tur Inspirasi Tol Jawa yang digelar Astra Infra, Senin (25/2/2019).

Secara keseluruhan, ruas jalan tol Semarang-Solo memiliki panjang 72,6 km. Ruas jalan ini beroperasi secara bertahap dengan Seksi I sepanjang 10 km beroperasi lebih dahulu pada 2011. Saat ini, ruas Semarang-Solo  baru memiliki satu tempat istirahat dan pelayanan (TIP), yaitu di Km. 429. Menurut Novianto, TMJ masih memiliki izin pembangunan delapan TIP dan bakal bertambah dua lagi sehingga TIP yang bisa dibangun sebanyak 10 TIP.

Secara khusus, di ruas Semarang-Solo akan dibangun TIP bernama Resta Pendopo, terletak di Km. 456 A dan 456B. Resta mengusung konsep baru yang berbeda dari pengembangan TIP yang sudah ada. Seluruh unsur pemegang saham TMJ bakal terlibat dalam pengembangan Resta, yaitu Jasamarga Properti, Astra Property, Astra Infra, dan BUMD Sarana Pembangunan Jawa Tengah.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis