Peduli Lingkungan, Komunitas di Salatiga Ini Gelar Pendakian Massal & Tanam Pohon di Merbabu

Ilustrasi acara 1.001 Pendaki Tanam Pohon. (Semarangpos.com/Salatiga Peduli)
28 Februari 2019 20:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Sekelompok pemuda yang tergabung dalam komunitas Salatiga Peduli dan Karang Taruna Paguyuban Among Projo Grogol Sidomukti menggelar sebuah acara bertajuk Tanam Lagi, Lagi, dan Lagi. Acara yang diselenggarakan Sabtu-Minggu (2-3/3/2019) itu,mengajak 1.001 pendaki dari berbagai komunitas untuk turut serta menanam pohon di Gunung Merbabu.

“Penanaman pohon akan kami lakukan di Taman Nasional Gunung Merbabu, tepatnya di Dusun Pulihan, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang,” ujar salah seorang panitia acara, Riski Adi Putra, kepada Semarangpos.com, Kamis (28/2/2019).

Riski menyebutkan acara penanaman pohon di lereng Gunung Merbabu sebenarnya merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan komunitas di Salatiga sejak 2009 silam. Total, hingga saat ini sudah ada sekitar 22.000 pohon telah ditanam.

 “Penanaman dilakukan di lereng Gunung Merbabu, karena merupakan daerah tangkapan air untuk mata air Senjoyo. Mata air itu digunakan sebagian besar masyarakat Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga,” imbuh Riski.

Sementara itu, Ketua Harian Salatiga Peduli, Erick Setya Darmawan,mengatakan penanaman pohon itu dipusatkan di daerah yang pada musim kemarau lalu terkena musibah kebakaran hutan.

“Ini adalah bentuk komitmen kami terhadap lingkungan. 10 tahun lalu, genap satu dekade, penghijauan yang kami galakan pada titik ini. Semoga akan selalu dapat kita laksanakan pada tahun-tahun mendatang,” ujar Erick.

Erick menambahkan dengan menanam pohon di lereng Gunung Merbabu, pihaknya juga akan menjaga debit air di Salatiga melalui konservasi.

“Sepuluh tahun lalu kita memulai kegiatan ini dari desa kecil bernama Tajuk, besok kita kembali ke sana untuk mengenang sekaligus lebih merapatkan lagi lingkar hijau di wilayah itu agar hutannya lebih lebat. Ini bukan tentang siapa yang melaksanakan, tapi ini adalah tanggung jawab moral untuk generasi mendatang,” bebernya.

Ericks pun berharap acara yang digelar selama dua hari itu akan diikuti ribuan pendaki. Ia menargetkan ada sekitar 3.000 bibit pohon yang ditanam dalam acara pendakian massal tersebut.

“Komunitas baru, kelompok lama, akan kami rangkul semua dan saling berkontribusi dalam kegiatan ini melalui semangat gugur gunung,” imbuhnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya