Kurir 2 Kg Sabu-Sabu di Tol Pejagan Ternyata Anggota Satpam UNS Solo

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Muhammad Nur menunjukkam barang bukti hasil penangkapan kurir 2,2 kg sabu-sabu di Kota Semarang, Jateng, Kamis (28/2 - 2019). (Antara/I.C.Senjaya)
28 Februari 2019 19:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Istiyawan, salah seorang pembawa 2 kg narkoba jenis sabu-sabu yang ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah di pintu tol Pejagan, Brebes, Jawa Tengah ternyata anggota satuan keamanan (satpam) di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol. Muhammad Nur di Kota Semarang, Jateng, Kamis (28/2/2019), mengungkapkan Istiyawan bersama rekannya, Supraya, warga Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta bertugas membawa sabu dari Jakarta menuju Solo dengan menggunakan mobil. Kedua kurir sabu-sabu itu ditangkap aparat saat keluar di pintu tol Pejagan, Senin (25/2/2019) lalu.

"Keduanya keluar di Pejagan, rencananya akan mengantar Supraya dulu ke Brebes," katanya.

Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan 2,2 kg sabu-sabu yang dibungkus kardus kemasan teh. Barang haram itu, lanjut dia, rencananya akan diedarkan di wilayah Solo dan sekitarnya.

Adapun pemilik sekaligus pengendali bisnis narkotika yang diungkap BNN tersebut merupakan salah seorang narapidana penghuni LP Klaten. "Kedua kurir ini diperintah oleh salah seorang warga binaan LP Klaten bernama Dwi Ardiasyah," katanya.

Dwi Ardiasyah merupakan napi yang sudah dua kali menjalani hukuman atas kasus peredaran narkotika.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Sumber : Antara