Renovasi Capai 95%, Pasar Mranggen Demak Ditarget Selesai Sebelum Puasa

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, meninjau proses pembangunan Pasar Mranggen Demak, Kamis (28/2 - 2019). (Semarangpos.com/Humas Pemprov Jateng)
01 Maret 2019 10:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Progres pembangunan Pasar Mranggen, Kabupaten Demak, saat ini telah mencapai tahap akhir atau 95%. Pasar yang terletak di perbatasan Demak dengan Kota Semarang itu ditarget bisa beroperasi sebelum puasa tahun ini atau awal Mei nanti.

“Banyak orang bertanya kapan jadinya Pasar Mranggen. Hari ini kita lihat jadinya sudah 95%,” ujar Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, saat meninjau proses pembangunan ulang Pasar Mranggen, Kamis (28/2/2019).

Pembangunan ulang pasar tradisional yang telah berdiri sejak 1930 silam itu memang memakan waktu yang cukup lama. Proses renovasi dilakukan sejak 2014 atau lima tahun lalu.

Padahal, untuk percepatan pembangunan pasar tersebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng telah mengucurkan dana Rp6 miliar.

Setelah mendapat kepastian progres tersebut, Ganjar berharap tidak ada persoalan dalam pendistribusian surat pada pedagang. Untuk mengantisipasi itu, Ganjar mengatakan telah dibentuk tim yang menangani hal itu.

"Tapi sebelum penyerahan surat-suratnya kita minta pada Pemkab Demak untuk dicek betul kualitas bangunannya. Agar hasil dari uang rakyat ini hasilnya bagus, sehingga pedagang dan pembeli bisa merasakan kenyamanan," katanya.

Pembangunan ulang Pasar Mranggen Demak tersebut menghabiskan dana yang tidak sedikit, yakni Rp73,5 miliar. Dana pembangunan diambil dari APBD tanpa bantuan investor luar dan memiliki memiliki luas 12.716 m2. Penambahan kios terakhir dilakukan tahun 1990 lalu. Pada rancangan awal, renovasi nantinya mampu menampung sekitar 2.000 pedagang dan akan menjadi pasar tipe A.

"Sebelum puasa insyaallah bisa digunakan," kata Ganjar.

Dengan beroperasinya pasar di jalur utama Semarang - Purwodadi tersebut ditaksir bakal membuat ruas jalan setempat semakin padat. Untuk mengatasi kemacetan, Ganjar menyampaikan telah ada ajuan pembangunan flyover dari perbatasan Demak - Semarang sampai perbatasan Mranggen - Karangawen.

"Untuk mengatasi kemacetan kita minta pada Menteri PUPR dan sudah disetujui Pak Presiden untuk dibuatkan flyover. Karena ini jalannya sangat mepet dan kecil. Tahun ini pembuatan DED. Kalau dibuat tahun ini DED-nya berarti akan dibangun tahun depan. Kalau hari ini DED sudah ada, berarti pembangunan dilakukan tahun ini," katanya.

Sementara itu, Bupati Demak menjelaskan untuk pembagian surat kios pada pedagang telah disiapkan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dirinya telah membuat tim.

"Sudah dibentuk panitia-panitia untuk mensosialisasikan pemindahan pedagang Pasar Mranggen, pedagang harap sabar menunggu. Nantinya Dindagkop UKM akan mengadakan pertemuan dengan pedagang," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya