Konsumsi Listrik Industri Jateng Melonjak, Ini Sebabnya...

Ilustrasi perbaikan jaringan kelistrikan. (Bisnis/Paulus Tandi Bone)
01 Maret 2019 12:50 WIB Anitana Widya Puspa Semarang Share :

Semarangpos.com, JAKARTA — Pertumbuhan konsumsi listrik untuk industri di Jawa Tengah meningkat signifikan, bahkan menggeser konsumsi industri di Jawa Timur akibat perpindahan kawasan industri ke wilayah setempat.

Direktur Bisnis Regional PT PLN Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Djoko R. Abumanan, mengatakan hal lainnya ialah tingkat konsumsi listrik di Jawa Barat juga sedang mengalami titik jenuh. Sementara itu, secara nasional, perusahaan setrum negara itu juga menargetkan pertumbuhan penjualan 6,96% dibandingkan tahun lalu yang volume penjualannya mencapai 251,1 TWh sepanjang 2019.

“Sekarang itu konsumsi Jatim dikalahkan oleh Jateng pertumbuhannya. Pokoknya nomor dua sekarang setelah Jabar,”katanya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Kamis (28/2/2019). Lebih lanjut Djoko memaparkan secara rata-rata, komposisi pendapatan perusahaan 70% berasal dari Jawa, 20% dari Sumatra dan 10% dari luar Jawa.

Data PLN juga mencatat realiasi pertumbuhan konsumsi listrik 2018 dibandingkan 2017 sebesar 5,14% dengan perincian untuk industri 6,45%, bisnis 5,96%, rumah tangga 3,52%, dan lain-lain 6,72%. Terutama untuk Industri, pertumbuhan itu tercatat di atas pertumbuhan ekonomi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis