200 WNA di Jateng Punya E-KTP, Bawaslu Janji Cermat

Ilustrasi kartu tanda penduduk elektronik alias e/KTP. (Solopos/Dok.)
02 Maret 2019 18:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Kepemilikan kartu tanda penduduk elektronik oleh warga negara asing boleh saja dibantah pemerintah. Nyatanya, Badan Pengawas Pemilihan Umum Jawa Tengah mendeteksi ada sekitar 200 WNA yang memiliki e-KTP tersebut.

Bawaslu Jateng pun bertekad melakukan pengawasan ketat terhadap kurang lebih 200 orang WNA yang memiliki e-KTP tersebut sehingga mereka tidak ikut memilih saat pemungutan suara Pemilu 2019. "Ada sekitar 200-an WNA di Jateng yang punya KTP elektronik dan terdata seluruhnya. Mereka tidak bisa ikut memilih pada Pemilu 2019," tegas Ketua Bawaslu Jateng Fajar Subhi di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (1/3/2019).

Ia menjelaskan bahwa UU No. 24/2006 tentang Administrasi Kependudukan mengatur WNA yang mempunyai izin tinggal tetap dapat melakukan perekaman data guna penerbitan e-KTP bagi WNA. Meskipun memiliki e-KTP, hak-hak WNA bersangkutan tetap dibatasi, seperti tidak bisa memilih dan dipilih dalam pemilu.

"Kami akan jaga agar yang bersangkutan tidak menggunakan hak pilih karena pengguna hak pilih harus warna negara Indonesia," ujarnya.

Fajar menyebutkan data mengenai jumlah WNA yang mempunyai e-KTP itu diperoleh dari perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Masyarakat Sipil Provinsi Jateng yang menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Logistik Pemilu 2019. "Detailnya saya belum dapat, yang jelas WNA yang memiliki KTP elektronik itu tersebar di beberapa daerah di Jateng," katanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Masyarakat Sipil Provinsi Jateng, WNA yang memiliki e-KTP berjumlah 127 orang. Data itu juga menyebutkan sebanyak 2.732 orang WNA di Jateng memiliki izin tinggal sementara, 440 orang WNA berizin tinggal tetap, dan 132 orang WNA sudah melakukan perekaman data e-KTP.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Sumber : Antara