KPU Jateng Soroti Lambannya Distribusi Surat Suara ke Soloraya

Ilustrasi surat suara Pemilu 2019. (Antara/Istimewa)
05 Maret 2019 16:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah (Jateng) meminta rekanan pencetak surat suara segera memenuhi pesanan surat suara Pemilu 2019 yang didistribusikan ke kabupaten dan kota. Hal itu disampaikan Komisioner KPU Jateng, Diana Ariyanti, seusai memantau distribusi surat suara di sejumlah wilayah Soloraya, Senin (4/3/2019).

Dari hasil pantauan itu, ada beberapa wilayah di Soloraya yang masih belum menerima surat suara secara menyeluruh. Meskipun pencoblosan pada Pemilu 2019 tinggal sebulan lagi.

"Tinjauan di KPU Solo, baru surat suara untuk pencoblosan presiden yang sudah dikirim, meski masih ada kekurangan," ujar Diana dalam keterangan resmi, Selasa (5/3/2019).

Diana menambahkan dari hasil penuturan Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, surat suata pilpres yang dikirim baru berjumlah sekitar 12.353 surat suara. Sedangkan untuk proses pelipatan dan sortir sudah selesai dilakukan berjumlah 430.439 surat suara pilpres.

Sedangkan untuk surat suara DPD RI, DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kota belum dikirim sama sekali. Informasi yang diperoleh KPU, kekurangan surat suara untuk KPU Solo itu bakal dikirim 25 Maret.

Sementara untuk distribusi surat suara di KPU Sragen, Diana mengaku justru belum dikirim sama sekali. Informasi yang diperoleh surat suara baru akan dikirim Rabu (6/3/2019).

“Kalau dikata khawatir ya jelas namanya orang kerja, tapi meski mengalami keterlambatan kami optimistis tidak akan menganggu jadwal yang sudah ditetapkan. Awalnya kami memang punya plan A, yakni dikirim tanggal 2 Maret lalu untuk surat suaranya, tapi ini kok molor infonya malah jadi tanggal 6 Maret nanti,” jelasnya.

Salah satu yang akan dilakukan KPU, untuk mengejar waktu adalah dengan menambah petugas pelipat dan sortir dari 220 sesuai rencana awal menjadi 280 orang. Tempat pelipatan juga akan dilakukan di gedung yang berdekatan dengan kantor KPU.

Diana menambahkan pihaknya telah berkordinasi ke KPU pusat terkait molornya distribusi surat suara. Hanya saja keterlambatan saat ini tidak menjadi kendala mengingat proses distribusi surat suara berakhir sesuai jadwal pada akhir bulan Maret ini.

Di sisi lain rekanan pencetak surat suara diharapkan segera memenuhi distribusi surat suara ke KPU Kab/Kota yang belum. “Selain itu dalam proses pelipatan dan sortir surat suara Pemilu 2019 saya minta ada pengawasan ekstra. Jangan sampai kecolongan, tegas saja, soalnya ini kan surat suara bahaya kalau sebenarnya tidak lolos tapi karena unsur keteledoran diloloskan,” ujarnya.

Menurut Diana proses distribusi logistik pemilu 2019 memang menjadi perhatian utama lantaran berkaitan dengan kesiapan KPU dalam melaksanakan proses pemungutan suara pada 17 April nanti. Sedangkan untuk kesiapan logistik lain, seperti kotak suara, bilik suara, ATK, dan alat pencoblosan sudah terpenuhi semua.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya