Bupati Demak Bakal Diperiksa Polisi Gara-Gara Kecelakaan di Tol Batang

Ilustrasi kecelakaan. (Solopos - Dok)
05 Maret 2019 20:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Aparat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batang masih menunggu kondisi Bupati Demak, M. Natsir, pulih untuk melanjutkan penyelidikan kasus kecelakaan yang menewaskan satu orang di jalan tol Semarang-Batang, Minggu (3/5/2019).

Bupati Demak yang turut menjadi korban dalam kecelakaan itu akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus kecelakaan yang menewaskan ajudannya, Febri Dien Terial, 26.

Kasatlantas Polres Batang, AKP Ferdy Kastalani, menyebutkan saat ini pihaknya masih belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan itu. Penyelidikan saat ini masih berkutat pemeriksaan terhadap dua saksi, yakni sopir Bupati Demak, Ali Ashari, 35, dan sopir truk tronton.

“Belum, kami belum menetapkan tersangka. Masih butuh keterangan saksi lain. Masih ada dua saksi lagi yang perlu kami periksa, yakni Bupati Demak dan Walpri [pengawal pribadi] Bupati [Wijaya]. Tapi, untuk pemeriksaan kan harus menunggu kondisi Pak Bupati pulih terlebih dahulu,” ujar Ferdy saat dihubungi Semarangpos.com, Selasa (5/3/2019).

Fredy menambahkan dari hasil olah tempat kejadian perkara, pihaknya tidak menemukan bekas pengereman mobil hingga akhirnya menabrak bagian belakang truk. Ia juga mendapat fakta berbeda dari pengakuan sopir bupati yang menyatakan kondisi lampu belakang truk mati saat kecelakaan itu.

"Tidak ada bekas pengereman kendaraan yang ditumpangi Bupati Demak," ujar Fredy.

Mobil yang ditumpangi Bupati Demak itu mengalami kecelakaan di ruas tol Semarang-Batang, tepatnya di KM 349, Kandeman, Batang. Mobil berpelat nomor H 9507 PN yang dikendarai Ali melaju dari arah barat menuju ke timur pada Minggu dini hari, sekitar pukul 03.15 WIB.

Mobil tiba-tiba menabrak bagian belakang truk tronton. Akibat kecelakaan itu, ajudan Bupati Demak meninggal dunia karena mengalami luka serius di kepala bagian belakang. Sedangkan, Bupati Demak mengalami patah tulang hingga harus mendapatkan perawatan di RSUP Kariadi, Semarang. Sementara sopir dan walpri bupati yang juga merupakan anggota Polri hanya mengalami luka-luka.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya