Sambangi UKSW, Menteri Perdagangan Beri Tips Jadi Pengusaha

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukito (kiri) memberikan paparan terkait dunia wirausaha di Kampus UKSW Salatiga, Jateng, Selasa (5/3 - 2019). (Semarangpos.com/Humas UKSW Salatiga)
06 Maret 2019 06:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukito,memberikan tips untuk menjadi pengusaha yang sukses kepada para mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.

Tips itu disampaikan menteri yang juga pengusaha itu saat menjadi pembicara acara Businnes Plan National Festival (BPNF) yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW di Balairung Kampus UKSW, Salatiga, Selasa (5/3/2019).

Dalam kesempatan itu, Enggartiasto mengaku cukup prihatin dengan minimnya jumlah wiraswasta di Indonesia. Ia menyebut saat ini jumlah wiraswasta di Indonesia tergolong yang terendah di dunia, yakni di bawah 3,5 %. Oleh karenanya, ia menilai kaum muda perlu mendapat dorongan agar mau menjadi wiraswasta.

“Menjadi pengusaha itu tidak kalah terhormat dengan profesi lainnya. Banyak anak muda yang orientasinya menjadi PNS, aktivis, politikus, atau lainnya. Itu sah saja. Tapi kita akan dorong bagi mereka yang tertarik. Kegiatan kreatif yang dilakukan UKSW ini merupakan satu langkah besar yang maju, tidak semua perguruan tinggi mau melakukannya. Tidak cukup hanya melakukan fungsi belajar mengajar saja, tetapi juga membuka diri untuk menggali dan meng-eksplore kemampuan mahasiswa,” ujar Enggatiasto dalam sambutannya.

Mendag menilai peluang bagi generasi muda untuk menekuni bisnis saat ini sangat terbuka lebar. Ia pun lantas membagikan beberapa tips kepada para mahasiswa yang hadir agar sukses menjadi pengusaha.

Salah satu tips menteri yang juga pengusaha itu adalah perlunya kreativitas untuk mencari hal-hal yang berbeda. Meski memulai usaha yang komoditinya tidak jauh berbeda dengan yang sudah ada, namun perlu dipikirkan untuk mencari pembeda.

“Selain itu juga perlu memotivasi diri untuk menemukan bidang usaha lain yang mungkin sesuai dengan passion. Kita juga harus memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mendongkrak usaha yang ditekuni,” imbuh Enggartiasto.

Dalam kesempatan itu, Mendag juga berpesan agar mahasiswa terus belajar menambah pengetahuan, meningkatkan daya saing dalam kualitas ilmu dan teknologi untuk membentuk komunitas yang berdaya cipta.

Sementara itu melalui sambutannya pada kesempatan tadi, Rektor UKSW Neil S. Rupidara, SE., MSc., Ph.D., mengaku optimistis bahwa perkembangan bangsa akan lebih baik ketika memasuki era yang dicirikan kuat dengan kemajuan sains dan teknologi. Hal ini tentu akan turut mewarnai kondisi perekonomian nasional maupun global.

“Kami percaya UKSW akan ikut berperan penting dalam kemajuan tersebut. Kampus berperan mendidik sumber daya manusia untuk dapat mengelola kekayaan Indonesia yang dapat digunakan untuk kemajuan bangsa, termasuk memajukan sektor teknologi modern. Oleh karena itu, kami mendorong pemerintah lebih berani berinvestasi di sektor pendidikan tinggi,” ujar rektor.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya