Kompetisi Minim, 32 Klub Amatir Gelar Semarang Super League

Ilustrasi 32 klub peserta turnamen pramusim Semarang Super League (SSL). (Semarangpos.com/Panita SSL)
09 Maret 2019 10:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Minimnya kompetisi amatir atau pencarian bakat di Kota Semarang, membuat sejumlah komunitas pencinta sepak bola di ibu kota Jawa Tengah (Jateng) itu menggelar sebuah turnamen. Turnamen yang diberi nama Semarang Super League (SSL) itu mempertemukan 32 klub amatir yang berasal dari berbagai komunitas.

Salah satu panitia Ahmad Heldy menjelaskan tujuan event yang kali pertama digelar itu tak lain untuk memberikan wadah bagi pencinta dan penggiat sepak bola di Kota Semarang. Selain itu, dengan turnamen ini diharap muncul bibit-bibit pemain sepak bola yang mampu mengharumkan nama Kota Semarang.

"Ide ini berawal dari komunitas pencinta sepak bola yang kerap melakukan sparring partner atau laga persahabatan. Dari situ kami berinisiatif mengumpulkan seluruh komunitas untuk menggelar turnamen pramusim SSL, dengan laga yang rutin kita gelar setiap akhir pekan,” ujar Heldy kepada Semarangpos.com, Jumat (8/3/2019).

Heldy menyebutkan turnamen pramusim SSL akan mulai digelar akhir pekan ini atau Sabtu (9/3/2017). Untuk turnamen, pihak panitia akan menggunakan beberapa venue, antara lain Lapangan Kuripan Mijen, Lapangan Pucung Plamongsari, Lapangan Bumirejo, dan Lapangan Penerbad.

“Untuk akhir pekan ini, Sabtu akan digelar di Lapangan Kuripan Mijen dan Lapangan Pucung Plamongsari, kick off rencana dimulai pukul 15.00 WIB. Sedangkan Minggu [10/3/2019] akan digelar pertandingan di Lapangan Bumirejo pada pukul 08.00 WIB, dan Penerbad serta Pucung Plamongsari mulai pukul 15.00 WIB,” imbuh Heldy.

Heldy menyebutkan turnamen ini juga menjadi ajang uji coba sebelum menggelar kompetisi resmi pascalibur Idulfitri atau lebaran nanti. “Pramusim ini juga untuk melihat sejauh mana persiapan tim peserta sebelum mengikuti ke kompetisi penuh yang akan digelar setelah lebaran tahun ini. Kompetisi nanti juga akan kita beri nama SSL,” imbuh Heldy.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya