Tampilkan Sederet Artis, Apel Kebangsaan di Semarang Bakal Dihadiri Ratusan Ribu Orang

Kepala Badan Kesbangpol Jateng, Achmad Rofai (kanan), menggelar jumpa pers Apel Kebangsaan di Kantor Badan Kesbangpol Jateng, Senin (11/3 - 2019). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
12 Maret 2019 08:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Ratusan ribu orang dari berbagai komponen masyarakat di Jawa Tengah (Jateng) akan berkumpul pada acara Apel Kebangsaan di Kota Semarang, Minggu (17/3/2019). Mengambil tajuk "Kita Merah Putih", acara ini juga akan menampilkan sederet artis, seperti Slank, Letto, Cak Lontong, Vincent dan Desta, hingga pedangdut Nella Kharisma.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jateng, Achmad Rofai, mengatakan acara apel kebangsaan ini digelar untuk menggelorakan semangat nasionalisme masyarakat. Meski pun digelar tepat sebulan sebelum pemungutan suara Pemilu 2019, acara yang kali pertama digelar itu diklaim jauh dari kesan politis.

“Acara ini murni untuk menumbuhkan semangat kebangsaan masyarakat. Tidak ada dukung mendukung partai atau calon tertentu. Nanti, peserta yang datang tidak boleh bawa atribut, tapi semuanya menggunakan drescode merah putih,” ujar Achmad pada sesi jumpa pers di Kantor Badan Kesbangpol Jateng, Kota Semarang, Senin (11/3/2019).

Mantan Penjabat  Wali Kota Salatiga itu menyebutkan peserta yang hadir nanti diperkirakan mencapai 130.000 orang. Mereka berasal dari berbagai elemen, seperti santri, pramuka, pelindungan masyarakat (linmas), pekerja, petani, nelayan, pelajar, senimam, mahasiswa, tokoh lintas agama, hingga penyandang disabilitas.

Apel Kebangsaan nanti akan dibagi dalam dua segmen dan dimulai pukul 06.00 WIB. Segmen pertama akan diisi dengan acara bertajuk Suara Kebangsaan, sedangkan segmen kedua berisi orasi atau deklarasi kebangsaan.

Ada empat panggung yang disiapkan panitia dalam acara tersebut. Panggung utama akan berada di Lapangan Simpang Lima, kemudian di Jl. Pahlawan, Jl. Pandanaran, dan Jl. Ahmad Yani.

Kepala Badan Kesbangpol Jateng, Achmad Rofai (tengah), saat menggelar jumpa pers Apel Kebangsaan di Kantor Badan Kesbangpol Jateng, Senin (11/3/2019). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Sejumlah tokoh dijadwalkan akan hadir untuk mengisi orasi kebangsaan. Ada pun tokoh tersebut, antara lain Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, ulama K.H. Maimun Zubair, Habib Luthfi, Gus Muwafi, K.H. Munir Zuhri, Ketua MUI Jateng K.H. Ahmad Daroji, hingga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Prof. Mahfud M.D.

Sementara itu, dari tokoh lintas agama yang bakal hadir, yakni Uskup Agung Semarang Monsinyur (Mgr.) Robertus Rubiyatmoko, Pendeta Eka Laksa dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Nyoman Suraharta dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Go Boen Tjien dari Majelis Tingga Agama Konghucu Indonesia (Matakin), dan tokoh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), Pujianto.

"Tokoh-tokoh itu kita pilih karena komitmen dan perhatiannya pada pembangunan semangat nasionalisme dan kebangsaan. Seni dan budaya yang ditampilkan pun kerap memperlihatkan keberagaman Indonesia," tambahnya.

Achmad menambahkan meski pelaksanaan acara nanti bertepatan dengan kegiatan car free day (CFD), hal itu tidak masalah. Justru masyarakat yang tengah menikmati CFD bisa ikut bergabung dalam Apel Kebangsaan.

Sementara itu, Koordinator Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Jateng, Andi Susmono, mengaku telah menyiapkan setidaknya 9 kantong parkir untuk menampung kendaraan peserta. Sembilan kantong parkir itu tersebar di berbagai lokasi di pusat Kota Semarang.

“Estimasi kami ada sekitar 1.336 bus yang membawa peserta yang akan hadir. Kami sudah menyiapkan beberapa kantong parkir yang diperkirakan mampu menampung sekitar 1.471 bus,” terang Andi

Acara Apel Kebangsaan itu juga akan diisi dengan Deklarasi Kebangsaan yang dibacakan Gubernur Ganjar Pranowo. Ganjar juga akan menyerahkan simbol kebangsaan kepada perwakilan generasi muda, sambil diiringi lagu Bagimu Negeri.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya