Dapat Hibah Perusahaan Swasta, Undip Bangun Gedung Sekolah Vokasi

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (tengah), melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Sekolah Vokasi Undip di Kampus Undip, Semarang, Selasa (12/3 - 2019). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
13 Maret 2019 06:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Universitas Diponegoro (Undip) Semarang segera memiliki fasilitas baru untuk menunjang pendidikan bagi mahasiswa. Fasilitas itu tak lain adalah gedung baru untuk mahasiswa Program Studi (Prodi) Sekolah Vokasi.

Segera dibangunnya gedung baru itu ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking  gedung baru yang dipimpin Ketua Presidium Perhimpunan Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia sekaligus Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, di Kampus Undip, Semarang, Selasa (12/3/2019).

Gedung yang dibangun di atas lahan seluas 6.000 meter persegi itu nantinya akan terdiri dari tiga bagian, yakni gedung sayap kiri, sayap kanan, dan gedung utama. Gedung sayap kiri dan kanan setinggi empat lantai merupakan hasil hibah dari dua perusahaan swasta, PT Sinar Mas dan PT Astra International.

Sementara, gedung utama yang berada di tengah gedung sayap dibangun atas swadaya Undip sendiri. Gedung utama itu nantinya dibangun dalam sembilan lantai, dengan anggaran mencapai Rp80 miliar.

“Saat ini, pembangunan yang akan dikerjakan adalah gedung yang berasal dari hibah PT Astra dan Sinar Mas. Gedung Sinar Mas dan Astra ini ditarget selesai dalam kurun waktu satu tahun atau sekitar April 2020 nanti. Anggarannya mencapai Rp40 miliar,” ujar Dekan Sekolah Vokasi Undip, Prof. Budiono, seusai acara groundbreaking itu.

Budiono menambahkan gedung Sekolah Vokasi nanti akan dibangun dengan konsep eco-green yang ramah lingkungan. Gedung tersebut diproyeksikan mampu menampung sekitar 8.000 mahasiswa dari 24 jurusan yang ada pada Prodi Sekolah Vokasi Undip.

Terpisah, Budi Karya mengapresiasi PT Astra dan Sinar Mas yang memberi sumbangan gedung vokasi kepada Undip. Apalagi, menurutnya saat ini pendidikan vokasi sangatlah penting bagi kemajuan bangsa. Pendidikan vokasi tidak hanya mampu menghasilkan tenaga ahli yang andal, namun juga bisa menciptakan lapangan kerja.

 “Banyak negara-negara, seperti Jerman dan Jepang, maju karena pendidikan vokasinya. Semoga apa yang dilakukan Astra dan Sinar Mas ini memberi value bagi bangsa Indonesia,” tutur Budi Karya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya