Hore! 683 CPNS Pemkot Semarang Terima SK Pengangkatan

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyerahkan SK pengangkatan kepada CPNS Pemkot Semarang di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Selasa (12/3 - 2019). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
13 Maret 2019 14:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Sebanyak 683 calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos seleksi rekrutmen Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang 2018 resmi mendapatkan surat keputusan (SK) pengangkatan, Selasa (12/3/2019).

Mereka mendapat SK pengangkatan setelah melengkapi berkas persyaratan dan mendapat Nomor Induk Kepegawaian (NIK) dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional I Yogyakarta.

Prosesi pemberian SK kepada ratusan CPNS itu diberikan langsung Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, di gedung kompleks Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Kota Semarang, Selasa (12/3/2019).

Wali kota yang akrab disapa Hendi itu meminta kepada para CPNS itu bersyukur atas apa yang mereka capai. Mereka menjadi CPNS setelah menyisihkan ribuan orang dalam proses rekrutmen yang digelar beberapa waktu lalu.

“Hari ini Anda sudah 99’9% menjadi PNS Pemkot Semarang. Jenengan harus mensyukurinya. Ibaratnya satu orang dari Anda mampu mengalahkan 15 pelamar untuk bisa berada di sini. Saya doakan tahun depan, saya akan melantik Anda menjadi PNS murni,” ujar Hendi saat memberikan sambutannya.

Ucapan Hendi itu disambut tepuk tangan ratusan CPNS yang mengenakan baju berwarna hitam putih itu.

Seusai acara Hendi berharap para CPNS itu menjalani tugas sebaik-baiknya dan penuh keikhlasan dalam melayani masyarakat.

“Jangan dibilang PNS itu kerjanya cuma santai, udad-udud [merokok]. Kita sudah punya skala prioritas. Kalau kalian kerjanya indisipliner, melanggar aturan, siap-siap saja terima sanksi, TPP [tambahan penghasilan pegawai]-nya akan dipotong,” ujar Hendi.

Hendi menambahkan selain semangat kerja keras, Pemkot Semarang juga membutuhkan PNS yang mampu berpikir out of the box. Oleh karenanya ia pun berharap, para CPNS itu bisa tetap menjaga kreativitas dalam melayani masyarakat.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Trijoto Sardjoko, menyebutkan Pemkot Semarang mendapat formasi 709 pegawai pada seleksi CPNS 2018 lalu. Dari kebutuhan itu mendatangkan pelamar mencapai 10.052 orang, namun hanya 8.938 orang yang mampu menjalani tes.

Dari 8.938 pelamar yang menjalani tes, 687 orang dinyatakan lolos. Namun, ada empat orang di antaranya yang akhirnya mengundurkan diri.

"683 orang mendapatkan nota persetujuan teknis, sedangkan 4 orang lainnya mengundurkan diri karena alasan pribadi. Lalu, diganti dengan ranking yang berada di bawahnya. Saat ini, SK untuk 4 orang itu masih kami proses, dalam waktudekat ini akan segera kami serahkan," terang Tri.

Adapun 683 orang tersebut, kata Tri, masuk dalam golongan III sebanyak 540 orang dan golongan II sejumlah 143. Mereka dari formasi eks honorer K.II dan formasi umum.

"Dari eks honorer tenaga guru 6 orang, kesehatan 2 orang. Dari formasi umum, 352 tenaga guru, 244 tenaga kesehatan, dan 72 orang tenaga teknis," imbuhnya.

Dikatakannya, penempatan 683 pegawai baru tersebut terhitung sejak 18 Maret 2019. Selama satu tahun, mereka wajib menjalani masa percobaan dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan prajabatan mulai 20 Maret 2019.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya