Asyik, Bandara Wirasaba Purbalingga Ditarget Beroperasi Tahun Depan

Menhub Budi Karya Sumadi saat menghadiri peletakan batu pertama Gedung Sekolah Vokasi Undip di Semarang, Selasa (12/3 - 2019). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
14 Maret 2019 12:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menargetkan pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman atau yang populer disebut Bandara Wirasaba,Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), selesai dan beroperasi pada tahun 2020 nanti.  Menhub menyebutkan saat ini proses pembangunan bandara yang berada di lahan milik TNI-AU itu sudah berjalan.

“Saat ini [pembangunan] sudah berjalan. Targetnya pembangunan selama setahun dengan investor PT Angkasa Pura II dan nilai investasi sekitar Rp300-400 miliar,” ujar Menhub seusai menghadiri acara groundbreaking Gedung Sekolah Vokasi Undip di Semarang, Selasa (12/3/2019).

Budi menambahkan keberadaan Bandara Wirasaba sangat penting bagi masyarakat Jawa Tengah (Jateng), khususnya Purbalingga dan sekitarnya.

Keberadaan Bandara Wirasaba diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Terlebih lagi, masyarakat Purbalingga terkenal produktif dan memiliki produk unggulan bulu mata buatan.

“Selama ini dari Purbalingga ke Semarang maupun ke Jogja lewat jalur darat memakan waktu 5 jam lebih. Semoga dengan adanya bandara ini akan menarik minat investor dan meningkatkan produktivitas masyarakat sekitar,” imbuh alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut.

Bandara Wirasaba nantinya akan memiliki landasan pacu sepanjang 1.600 meter dengan lebar sekitar 30 meter. Dengan landasan pacu sepanjang itu, maka bisa digunakan untuk pesawat berbadan sedang seperti ATR.

Disinggung antisipasi sepinya bandara, Budi optimistis jika Bandara Wirasaba akan selalu ramai. Sebab menurutnya, Bandara ini memiliki lokasi sangat strategis dan berada di lokasi yang alternatif jalannya minim.

“Kalau di bandara lain kan aksesnya banyak, kalau di sini alternatif jalannya sedikit. Selain itu, lokasi eks Karesidenan Banyumas memiliki banyak potensi baik wisata, kerajinan dan sebagainya. Jadi saya optimistis Bandara ini akan selalu ramai dan mempercepat pembangunan di wilayah sekitarnya,” ujar Ganjar dikutip laman Internet resmi Pemprov Jateng.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, yang turut meninjau lokasi proyek Bandara Wirasaba bersama Menhub mengatakan, pembangunan bandara menjadi momentum kebangkitan wilayah Jateng bagian selatan.

“Ini momentum untuk wilayah-wilayah selatan, khususnya eks Keresidenan Banyumas bangkit. Begitu bandara jadi, pertumbuhan ekonomi pasti akan meningkat. Apalagi daerah-daerah sini memiliki banyak potensi baik pariwisata, kerajinan, kuliner yang itu akan membuat lokasi ini banyak dikunjungi wisatawan,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya