Duet dengan Gubernur Jateng, Begini Perasaan Nella Kharisma…

Pedangdut Nella Kharisma (tengah) berjoget bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wagub Jateng Taj Yasin pada Apel Kebangsaan: Kita Merah Putih di Jl. Pahlawan, Kota Semarang, Minggu (17/3 - 2019). (Semarangpos.com/Humas Pemprov Jateng)
17 Maret 2019 18:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Perasaan pedangdut papan atas Tanah Air, Nella Kharisma, campur aduk saat membawakan lagu berjudul Sayang pada acara Apel Kebangsaan: Kita Merah Putih di Jl. Pahlawan, Kota Semarang, Minggu (17/3/2019).

Bukan karena jumlah penonton yang mencapai ribuan orang yang membuat Nella merasa grogi. Namun, karena pedangdut berusia 24 tahun itu harus berduet dengan pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng), yakni Gubernur Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur (Wagub) Taj Yasin.

"Ndredeg [berdebar] sekali ini, duet dengan Pak Ganjar dan Gus Yasin. Tapi ternyata mereka hebat-hebat, Pak Ganjar hafal lo ternyata," kata Nella memuji performa Ganjar dan Taj Yasin.

Ganjar memang tampil cukup apik saat berduet dengan Nella Kharisma. Ia terlihat luwes berjoget dan hafal lirik lagu ‘Sayang’ tersebut.

Penggemar Nella Kharisma membawa atribut saat menghadiri acara Apel Kebangsaan Kita Merah Putih di Jl. Pahlawan, Kota Semarang, Jateng, Minggu (17/3/2019). (Semarangpos.com-Humas Pemprov Jateng)

Sesekali Ganjar bahkan memperlihatkan gesture yang kocak dengan menunjuk rambutnya yang berwarna putih pada saat menyanyikan lirik, "Sampai memutih rambutku".

Lagu Sayang memang sengaja dipilih Ganjar untuk berduet dengan Nella Kharisma. Menurut politikus PDIP itu, lagu Sayang bukan hanya terkenal tetapi juga memiliki makna yang sangat bagus.

"Lagu ini memiliki makna yang bagus, mudahan kita bisa menyayangi semuanya, kita selalu bicara kebahagiaan, kesenangan, dan penuh rasa cinta, sehingga orang tidak brutal, orang akan hati-hati kalau berbicara," kata Ganjar.

Ia pun berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Suhu politik yang memanas tidak boleh menjadi pemecah belah.

"Dalam acara ini, kami mengajak semua masyarakat Jateng berkumpul. Kami ingin semua masyarakat Jateng melepaskan ego pribadi, kelompok. Karena kita merah putih, kita Indonesia," tegasnya.

Ganjar juga mengajak masyarakat untuk tidak terpecah belah meskipun berbeda dalam pandangan maupun pilihan politik saat Pilpres 2019 nanti.

"Jangan karena perbedaan politik, perbedaan pilihan kita jadi gontok-gontokan. Mari kita semua menghargai perbedaan itu semuanya," paparnya.

Dalam acara Apel Kebangsaan: Kita Merah Putih tersebut, Ganjar ingin mengajak semua masyarakat bersatu, bergembira, dan berdoa. "Maka tidak hanya hiburan-hiburan, ada nanti salawatan, doa bersama para ulama dan kegiatan-kegiatan lain yang bisa membuat kita senang bersama, damai dan selalu menjaga NKRI," tegasnya.

Pedangdut Nella Kharisma (tengah) berjoget bersama Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dan Wagub Jateng, Taj Yasin, pada acara Apel Kebangsaan Kita Merah Putih di Jl. Pahlawan, Kota Semarang, Minggu (17/3/2019). (Semarangpos.com-Humas Pemprov Jateng)

Disinggung soal dirinya hafal lagu Sayang, Ganjar Pranowo mengatakan jika sudah latihan sebelumnya. "Sudah latihan, jadi hafal," pungkasnya.

Selain Nella Kharisma, Apel Kebangsaan: Kita Merah Putih juga menghadirkan artis-artis nasional. Di antaranya Slank, Letto, Armada, Virza dan artis lainnya dengan MC Vincent-Desta dan Cak Lontong.

Selain para artis, acara juga menghadirkan sejumlah tokoh dihadirkan untuk mengisi orasi, yakni Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, K.H. Maimoen Zubair, Habib Luthfi, Gus Muwafiq, K.H. Munif Zuhri, Prof. Mahfud MD, K.H. Ahmad Daroji, Uskup Rubiatmoko (Keuskupan Agung Semarang), Pendeta Eka Laksa (PGI), Nyoman Suraharta (PHDI), Go Boen Tjien (Matakin) dan Pujianto (Walubi).

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya