Dorong Pariwisata Jateng, Bank Indonesia Bantu Kelola Sampah Dieng

Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng meresmikan kompleks pengolahan sampah terpadu di Desa Sembungan, Kabupaten Wonosobo, Jateng, Sabtu (16/3 - 2019). (Bisnis/ Alif Nazzala Rizqi)
18 Maret 2019 12:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, WONOSOBO — Bank Indonesia kembali mendorong tumbuhnya pariwisata di Provinsi Jawa Tengah. Seperti pembangunan pengolahan sampah terpadu di kawasan dataran tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jateng.

Salah satunya adalah melalui penyediaan kompleks pengolahan sampah terpadu Desa Sembungan yang juga merupakan desa tertinggi di Pulau Jawa. Adapun, kompleks pengolahan sampah terpadu tersebut menempati lahan 900 m2 dan berada tepat di sebelum pintu masuk Desa Sembungan. 

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng, mengatakan kebersihan merupakan syarat utama memajukan pariwisata suatu daerah. Oleh karena itu, kerja sama dan partisipasi masyarakat merupakan syarat utama.

"Dengan saling mengingatkan, kebersihan dapat dijaga, sehingga meningkatkan kenyamanan bagi turis maupun wisatawan yang berkunjung," kata Sugeng seusai meresmikan kompleks pengolahan sampah terpadu Desa Sembungan, Kabupaten Wonosobo, Jateng, Sabtu (16/3/2019).

Dia menambahkan untuk meningkatkan pariwisata di Dieng, Sugeng menyatakan bahwa BI akan terus melaksanakan program di area wisata lokal. "Antara lain peralatan mesin industri rumah tangga, green house, dan fasilitas homestay. Hal tersebut diharapkan dapat memancing lebih banyak wisatawan mancanegara ke Dieng," tambahnya.

Selain itu, lanjut Sugeng, potensi yang besar bagi Dieng. Dari sisi komoditas, misalnya kopi merupakan salah satu yang dapat dikembangkan. Bukan hanya mendukung pariwisata melalui pojok-pojok kopi yang menarik, tanaman kopi juga berpotensi mengurangi bahaya longsor di Dieng.

Dia menjelaskan pengembangan pariwisata tersebut menjadi perhatian khusus Bank Indonesia, mengingat potensi masuknya devisa dari wisatawan asing yang datang ke objek wisata. "Untuk itu, BI akan senantiasa bekerja bersama pemerintah, masyarakat, dan lembaga lainnya di daerah, untuk mengembangkan pariwisata dan ekonomi lokal," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagyo menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bank Indonesia yang mampu membuat perubahan di Dieng. Menurutnya, dengan adanya kompleks pengolahan sampah, lingkungan setempat yang sebelumnya penuh sampah kini telah tampak bersih. 

"Saya berterimakasih kepada Bank Indonesia atas kontribusi pengembangan pariwisata melalui adanya kompleks pengolahan sampah terpadu ini yang juga turut menjaga kebersihan desa," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis