Akademisi Semarang Kritik Doorprize Sepeda Motor di Millenial Road Safety

Ilustrasi acara Millenial Road Safety Festival (MRSF) di Alun-alun Giri Krida Bakti, Wonogiri, Minggu (3/3/2019). (Solopos - Cahyadi Kurniawan)
19 Maret 2019 10:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Akademisi Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata, Kota Semarang, Djoko Setijowarno, mengkritik pemberian hadiah melalui doorprize pada acara Millenial Road Safety Festival (MRSF)

Millenial Road Safety Festival merupakan acara yang digagas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Korps Lalu Lintas. Acara yang digelar mulai 2 Februari – 31 Maret secara serentak di Indonesia itu bertujuan untuk mengampanyekan keselamatan berlalu lintas, khususnya terhadap generasi milenial.

Namun, Djoko melihat acara ini justru kontraproduktif. Hal itu tak terlepas dari pemberian hadiah melalui doorprize berupa sepeda motor.

Menurutnya pemberian sepeda motor justru akan meningkatkan jumlah pengendara sepeda motor. Padahal dari data yang diperoleh, angka kecelakaan di Indonesia hampir 75% didominasi pengguna sepeda motor dengan usia produktif 15-40 tahun sebagai korban terbanyak.

 “Jadi kontraproduktif. Ada baiknya dalam kegiatan ini tidak membagikan doorprize berupa sepeda motor, tapi diperbanyak pemberian sepeda kayuh. Pemberian sepeda motor justru menyimpang dari tujuan diadakannya acara Millenial Road Safety,” kata Djoko kepada Semarangpos.com, Senin (18/3/2019).

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) itu menilai sebenarnya kegiatan MRSF sangatlah bagus. Kegiatan ini mampu membangkitkan kesadaran masyarakat dalam berkendara, terutama pengguna sepeda motor yang didominasi kalangan usia produktif.

“Kegiatan ini sangat bagus sebenarnya. Perlu diadakan rutin setiap tahun,” imbuhnya.

Selain meminta pihak penyelenggara, dalam hal ini Korlantas Polri untuk tidak memberikan hadiah sepeda motor, Djoko juga menganjurkan para kepala daerah untuk menata fasilitas transportasi bagi publik.

“Kepala daerah harusnya mulai menata transportasi umum di wilayahnya. Selain itu juga memperbanyak jalur bagi pejalan kaki dan pengguna sepeda. Hal itu perlu dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas,” beber Djoko.

Dikutip dari laman Internet MRSF Jateng, acara MRSF digelar dalam berbagai kegiatan. Acara di Jateng, yang dipusatkan di Semarang itu juga memberikan doorprize berupa sepeda motor, yakni 2 unit Yamaha Lexi.

Acara Millenial Road Safety Festival di Jateng digelar mulai 2 Februari lalu dan akan berakhir pada 31 Maret nanti, bertepatan dengan peringatan Hari Keselamatan Berlalu Lintas.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya