Apel Kebangsaan Bakal Dilaporkan ke KPK, Begini Reaksi Kepala Kesbangpol Jateng...

Kepala Badan Kesbangpol Jateng, Achmad Rofai. (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
21 Maret 2019 08:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah (Jateng), Achmad Rofai, mengaku siap jika seandainya nanti diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyelenggaraan ‘Apel Kebangsaan Kita Merah Putih’.

Acara yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) melalui Badan Kesbangpol itu mendapat sorotan dari berbagai pihak karena menelan biaya APBD mencapai Rp18 miliar. Bahkan, sejumlah advokat yang tergabung dalam Advokat Bela Keadilan (Abeka) siap melaporkan penyelenggaraan acara itu kepada KPK dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Kami siap-siap saja. Niat awal kami kan memang transparan, jujur, dan kredibel. Kenapa harus takut. Saya takut hanya sama Gusti Allah. Serupiah pun akan kita pertanggungjawabkan,” ujar Rofai saat disambangi Semarangpos.com di kantornya, Rabu (20/3/2019).

Menurut Rofai dana Rp18 miliar untuk menggelar acara apel kebangsaan cukup sebanding. Apalagi tujuan dari digelarnya acara itu sangat bermanfaat, yakni untuk merawat kerukunan umat dan menjaga nilai-nilai kebangsaan masyarakat.

“Kalau ada yang memuji, mencela, apalagi berkomentar miring, saya rasa wajar. Tapi, selama ini kita transparan dan tidak punya niat jelek. Nilai kebangsaan itu memang harganya sangat tinggi. Sekarang Jateng sudah kondusif, tapi bukan berarti tidak perlu dirawat. Justru harus dirawat dan kita padukan agar jangan sampai tercerai berai,” imbuh mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga itu.

Rofai lantas mencontohkan kasus yang terjadi di New Zealand (Selandia Baru). Menurutnya dalam beberapa tahun terakhir, Selandia Baru terkenal sebagai negara yang kondusif dan selalu menjaga perdamaian.

Tapi, anggapan itu berubah drastis menyusul tragedi penembakan umat muslim di masjid di wilayah Chirstchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019).

“Apel kebangsaan kemarin kita gelar untuk merapatkan barisan dan menyatukan komponen bangsa. Supaya tidak terjadi kesalahpahaman dan fitnah. Apalagi dinamika politik kita saat ini tengah tinggi,” imbuh Rofai.

Acara ‘Apel Kebangsaan Kita Merah Putih’ yang digelar di Kota Semarang, Minggu (17/3/2019), berlangsung cukup meraih. Acara itu digelar dalam empat panggung dengan menghadirkan sederet artis, mulai dari Slank, Letto, Armada, Virza, hingga Nella Kharisma.

Selain artis, acara itu juga diisi orasi dari para ulama maupun tokoh lintas agama, seperti K.H. Maimoen Zubair, Habib Luthfi, K.H. Ahmad Muwafiq, Mahfud M.D., dan Uskup Agung Semarang, Mg. Dr. Robertus Rubiyatmoko.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya