Performa Dianggap Turun, Conteh Bakal Dilego PSIS

Ibrahim Conteh. (Instagram/bibaebra5)
21 Maret 2019 11:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — PSIS Semarang bakal melepas gelandang asal Sierra Leon, Ibrahim Posle Conteh, pada bursa transfer Liga 1 musim ini. Keputusan itu dilakukan menyusul performa Conteh yang dianggap mengalami penurunan.

Keputusan itu disampaikan CEO PSIS Semarang, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau yang akrab disapa Yoyok Sukawi seusai menggelar rapat evaluasi di Kantor PSIS Semarang, Rabu (20/3/2018).

“Performa Ibrahim Conteh yang menurun dan tidak sesuai skema tim untuk Liga 1 2019 membuat kami memutuskan untuk melepasnya untuk dijual atau dipinjamkan. Sebagai gantinya, kami akan datangkan pemain asing baru di posisi midfielder dari Brasil,” ujar Yoyok seusai rapat evaluasi, Rabu.

Conteh sebenarnya tampil cukup apik bersama PSIS Semarang musim lalu. Ia turut memberi kontribusi besar bagi kesuksesan PSIS Semarang menempati klasemen papan tengah Liga 1 musim 2018.

Berkat performa apik itu, Conteh bahkan sempat diminati tim asal Kanada. Meski demikian, pemain berusia 22 itu batal bergabung dengan tim asal Kanada karena masih terikat kontrak dengan PSIS Semarang hingga akhir musim 2019 nanti.

Sementara itu, rapat evaluasi PSIS Semarang itu digelar dengan melibatkan jajaran manajemen dan tim pelatih. Evaluasi digelar menyusul performa PSIS Semarang yang jauh dari ekspektasi hingga tersingkir di ajang Piala Presiden 2019.

Dalam ajang Piala Presiden itu, PSIS Semarang harus menerima kenyataan pahit tersingkir di babak penyisihan. Tampil sebagai tuan rumah Grup C, skuat besutan Jafri Sastra itu kalah bersaing dengan tim promosi Liga 1, Kalteng Putra, dan Persipura Jayapura.

Yoyok menambahkan selain akan menjual Conteh, dalam rapat itu juga menghasilkan sejumlah keputusan. Salah satunya, yakni pembenahan fisik pemain melalui training center atau pemusatan latihan di Bandungan, Kabupaten Semarang.

“Selain fisik, teknik dan chemistry pemain juga belum terbangun. Ini akan diperbaiki setelah TC dan melalui uji coba,” imbuh Yoyok.

Selain itu, lanjut Yoyok, permainan PSIS Semarang juga masih terlihat lemah di sektor tengah dengan tidak adanya pengatur serangan maupun eksekutor bola-bola mati, sebagai pemecah kebuntuan.

 “Oleh karena itu, kita juga berencana mendatangkan pemain asing dari Asia di posisi gelandang. Diutamakan pemain itu punya kemampuan eksekusi bola mati dan pengatur serangan,” ujar pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi E DPRD Jateng itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya