Ini Penyebab Kebakaran Klenteng Tay Kak Sie Semarang…

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Semarang berusaha memadamkan api di Klenteng Tay Kak Sie, Kota Semarang, Kamis (21/3 - 2019). (Semarangpos.com/BPBD Semarang)
22 Maret 2019 08:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Kebakaran yang melanda bangunan Rumah Perabuan Tjie Lam Tjay atau Kong Tik Soe di kompleks Klenteng Tay Kak Sie, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (21/3/2019) pagi kemungkinan besar disebabkan korsleting listrik.

Hal itu disampaikan Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Adi Nugroho, kepada wartawan, Kamis. Adi mengungkapkan hal itu berdasar penyelidikan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang di lokasi kejadian.

“Di kayu paling besar di dalam bangunan yang terbakar ada lampu TL [tubular lamp] 40 watt,” ujar Adi.

Sambungan kabel di sekitar lampu lah yang kemudian menimbulkan percikan api dan memicu kebakaran. Percikan tersebut, kata Adi, menyulut api di bangunan rumah abu yang berada satu kompleks dengan bangunan utama Klenteng Tay Kak Sie.

"Sebagian besar bangunan yang terbakar ini terbuat dari kayu, sehingga mudah terbakar," katanya.

Sementara terkait korban tewas dalam kejadian itu, yakni Soetiyono alias Thio Thian Lay atau yang akrab disapa Om Lay, 82, Adi mengungkapkan jika korban sempat tertimpa kayu bangunan yang terbakar saat hendak menyelamatkan diri.

Saat terjadi kebakaran, kata Adi, pintu bangunan rumah abu Tjie Lam Tjay yang terbakar tersebut juga dalam kondisinya tertutup rapat atau terkunci dari dalam.

"Dari keterangan saksi, korban terjatuh saat akan menyelamatkan diri melalui pintu samping," katanya.

Selain korban tewas, kebakaran yang melanda salah satu bangunan bersejarah di Semarang itu juga mengakibatkan satu korban lain luka-luka. Korban yang mengalami luka-luka itu, yakni Akas Panatas, yang merupakan petugas pemadam kebakaran dari PMK Barito. Ia tertimpa material bangunan yang terbakar saat melakukan pemadaman.

Kebakaran yang terjadi pada Kamis pagi atau sekitar pukul 04.30 WIB menghanguskan ruang tengan komplek Klenteng Tay Kak Sie Semarang. Bangunan yang berada di ruang tengah itu berfungsi sebagai memorial hall atau tempat menyimpan abu leluhur para jemaat klenteng.

Bangunan tersebut menyimpan Sienci atau Spirit Tablet dari para tokoh Pecinan Semarang. Bangunan ini telah berdiri sejak 1845 dan menjadi salah satu bangunan cagar budaya (BCB) di Kota Semarang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya