Korea Selatan Ingin Tambah Investasi di Jateng

Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Kim Chang/Beom (kiri) bertukar cinderamata dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin. (Bisnis/Alif Nazzala Rizqi)
23 Maret 2019 02:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Sejumlah perusahaan Korea Selatan dinyatakan berminat menambah investasi di Jawa Tengah. Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Kim Chang-Beom mengatakan perusahaan dari negaranya telah menanamkan modal di wilayah Tegal, Salatiga, dan Jepara.

Meski demikian, diakuinya perlu ada informasi lebih dalam lagi dengan harapan ada kerja sama tambahan. "Kerja sama antara Korea Selatan dengan Jateng diharapkan tidak hanya berorientasi pada sektor industri, tetapi ke depan juga ada pertukaran sumber daya manusia alam rangka meningkatkan SDM yang berkualitas," ujarnya saat bertemu dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Jumat (22/3/2019).

Korsel memproyeksikan investasi di Jawa Tengah bakal menyasar industri kreatif. Hal ini sangat memungkinkan mengingat Pemerintah Korea Selatan mendukung penuh pembukaan program Korea Center yang ada di Universitas Diponegoro Semarang. Adapun otoritas negeri gingseng tersebut juga berencana berkunjung ke Jepara yang notabene terdapat entitas bisnis eksisting dari negera tersebut.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin menjelaskan investasi Korea Selatan salah satunya perusahaan sepatu olahraga di Jepara. "Beberapa perusahaan Korea telah beroperasi di Jateng. Kerja sama ini bisa menyerap tenaga kerja sehingga dapat mengentaskan kemiskinan. Ini diharapkan bisa terus berlanjut dan lebih ditingkatkan," ujarnya.

Dia menyebutkan, sektor-sektor investasi yang bisa dikembangkan di Jateng antara lain, pembangkit tenaga listrik energi baru terbarukan. Salah satunya pembangit listrik panas bumi bisa dikerjasamakan dengan Korea. "Selain itu produk-produk batik yang khas itu sentranya ada di Jateng, serta produk garmen bisa diandalkan," katanya.

Tidak kalah penting adalah kerja sama bidang pariwisata. Disebutkan dai 677.000 wisatawan mancanegara, sebanyak 1,9% atau 12.600 di antaranya merupakan wisatawan asing asal Korea. Karenanya kerja sama bidang pariwisata harus digenjot guna meningkatkan kunjungan wisatawan Korea Selatan ke Jateng.

"Jika Pemerintah Korea akan menampilkan kesenian atau budaya khas Korea, kami akan memberikan tempat dan undangan untuk ikut berpartisipasi meramaikan event pariwisata berskala internasional di Jateng. Seperti Dieng Festival Culture, Borobudur Maraton, dan Festival Payung," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis