Batang Andalkan 4 Si untuk Promosi Wisata

Bupati Batang Wihaji hadir dalam Ngombe Kopi Bareng bersama kelompok sadar wisata, Minggu (24/3 - 2019). (Antara/Kutnadi)
25 Maret 2019 10:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, BATANG — Pemerintah Kabupaten Batang mengandalkan konsep objek wisata 4 Si untuk menggiatkan promosi pariwisata sesuai potensi objek wisata setempat.

Bupati Batang Wihaji mengatakan pemkab dalam mengembangkan potensi wisata bakal menggunakan skala prioritas, artinya mengedepankan salah satu objek wisata agar bisa meningkatkan branding wisata daerah.

"Kami telah menyusun konsep objek wisata 4 Si, yaitu Sikembang yang mewakili sektor pariwisata pegunungan, Silurah yang mewakili wisata budaya, adat dan sejarah, dan Sigandu untuk wisata pantai, serta Sikuping yang mewakili wisata fun sport dan ekstrem sport," katanya di Batang, Jawa Tengah, Minggu (24/3/2019).

Ia mengatakan pemkab akan mendepankan empat hal tersebut yang nantinya saling terintegrasi sekaligus sebagai paket wisata. "Jadi kalau ke Batang tujuannya tidak hanya satu tetapi bisa menuju ke objek wisata yang lainnya yang tidak kalah indahnya," katanya.

Ia menjelaskan pemkab berusaha menggeliatkan sektor pariwisata karena sektor ekonomi pada era sekarang ini digerakkan oleh dua hal, yaitu investasi dan pariwisata. "Oleh karena, pemkab menggelontorkan dana APBD untuk perbaikan infrastruktur wisata, seperti Pantai Jodo sebesar Rp5 miliar dan Jalan Deles Rp6 miliar. Tahun ini infrastruktur berupa akses jalan ke wisata jadi prioritas karena ini menjadi salah satu kunci sukses pariwisata," katanya.

Anggota Tim Percepatan Wisata Kabupaten Batang Raditya Wahyu mengatakan titik wisata di Kabupaten Batang terdapat 63 spot wisata. "Dengan jumlah tersebut tentu berat untuk mengembangkan wisata Batang secara keseluruhan dalam waktu bersamaan.

Potensi wisata banyak tetapi belum dikelola maksimal karena hal ini terkendala keuangan maupun SDM tetapi kita harus optimis dapat mengembangkan wisata tersebut," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara