Ma'ruf Amin Minta Dukungan NU Wonosobo

Cawapres 01 K.H. Ma'ruf Amin tampil dalam Peringatan Harlah NU dan Haul Akbar K.H. Raden Abdul Fatah di Alun-Alun Wonosobo, Jateng, Rabu (27/3 - 2019). (Antara/Riza Harahap)
27 Maret 2019 23:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, WONOSOBO — Calon wakil presiden nomor urut 01 K.H. Ma'ruf Amin meminta doa restu dan dukungan kepada ribuan warga Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Wonosobo yang menghadiri Peringatan Hari Lahir ke-96 Nahdlatul Ulama di Alun-Alun Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu (27/3/2019).

"Apakah bapak ibu mau mendoakan dan mendukung saya [sebagai calon wakil presiden]? Pasti, yakin, janji?" tanyanya di hadapan warga yang menurut Kantor Berita Antara terlihat memenuhi Alun-Alun Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu.

Dalam kesempatan itu, Ma'ruf Amin mengklaim NU siap menjaga negara, menjaga agama, baik di luar pemerintahan maupun di dalam pemerintahan melalui jalur struktural. "Oleh karena itu ketika Pak Jokowi meminta kader NU-nya, kebetulan saya diminta untuk jadi wakilnya, NU menyatakan kami relakan dan akan all out memenangkan Pak Jokowi dan kader NU, ini karena semangat NU menjaga dan mengawal negara," katanya.

Ia menuturkan banyak orang bertanya pada dirinya kenapa mau dicalonkan sebagai wakil presiden, padahal sudah menjadi Rois Am PBNU dan sudah menjadi Ketua Umum MUI. "Pertama, saya diminta para ulama, bukan mau saya. Pak Jokowi minta didorong oleh para ulama. Kedua, hal ini untuk menghormati NU, karena Pak Jokowi minta kader NU berarti beliau mencintai NU," katanya.

Ia menyampaikan dirinya mau dicalonkan menjadi wapres karena menghormati ulama. "Bisa saja Pak Jokowi memilih TNI, Polri, pengusaha, dan profesionalisme, tetapi Pak Jokowi tidak memilih mereka dan memilih saya yang ulama ini untuk jadi wapres berarti beliau mencintai ulama," katanya sebagaimana dikutip Antara.

Ma'ruf memberikan semangat pada para santri agar selalu optimistis, harus semangat, karena santri itu bisa jadi apa saja. "Bisa jadi kiai, bupati, wakil gubernur, wakil presiden, dan juga bisa jadi presiden seperti Gus Dur," katanya.

Ma'ruf juga meminta warga NU untuk tidak percaya pada berita hoaks atau berita bohong. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 diikuti dua pasangan calon, yakni nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara