Semarang Diguyur Hujan Deras Berjam-Jam, Kampus Undip Terendam

Ilustrasi banjir. (Solopos - Taufiq Sidik Prakoso)
27 Maret 2019 20:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang selama beberapa jam, Rabu (27/3/2019), rupanya berdampak buruk bagi Kampus Universitas Diponegoro (Undip). Salah satu gedung perkuliahan kampus perguruan tinggi negeri (PTN) yang terletak di kawasan perbukitan Tembalang itu tergenang air akibat hujan lebat.

Informasi yang diperoleh Semarangpos.com, gedung milik Undip yang terendam air hingga setinggi sekitar 1 meter itu merupakan gedung Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), yang terletak di sebelah utara kompleks Kampus Undip.

Kepala UPT Humas Undip, Nuswantoro Dwi Warno, membenarkan kejadian itu. Ia menyebut air yang menggenang itu tak terlepas dari kondisi cuaca akibat hujan deras.

“Iya benar, yang tergenang gedung FEB [Fakultas Ekonomika dan Bisnis],” ujar Nuswantoro kepada Semarangpos.com, Rabu.

Selain gedung FEB, Nuswantoro menyebut genangan air juga terjadi di jalan depan gedung Fakultas Hukum (FH). Selain hujan deras, banjir itu kemungkinan juga dipengaruhi burunya sistem drainase di kampus tersebut.

"Banjir yang menggenangi parkiran kampus FEB dan jalan di depan FH karena debit air hujan yang sangat besar. Selain itu, saluran air pembuangan tidak dapat menampung dan kurang lancar akhirnya meluap masuk ke halaman parkir,” imbuh Nuswantoro.

Kendati demikian, Nuswantoro menyatakan bahwa banjir yang menggenang tidak mengganggu aktivitas perkuliahan mahasiswa Undip.

“Kami akan segera melakukan pembenahan, terutama pada saluran air agar lancar saat menampung debit air yang besar seperti sekarang,” jelasnya.

Selain banjir, hujan deras yang melanda Kota Semarang sejak pukul 14.00-16.30 WIB itu juga menyebabkan beberapa fenomena alam, seperti hujan es, pohon tumbang, dan juga angin puting beliung.

Pantauan Semarangpos.com, hujan es sempat terjadi di kawasan Gombel. Sementara, angin puting beliung terjadi di kawasan Pedurungan. Meski demikian, BPBD Kota Semarang memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya