Jateng Bersiap Pajaki Kendaraan Listrik demi Raih PAD Rp25,9 T

Ilustrasi pajak kendaraan. (Bisnis/Beritajakarta.com)
28 Maret 2019 10:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersiap memajaki kendaraan berbahan bakar listrik demi meraih target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di 2019 yang mencapai Rp25,965 triliun. Target itu dipatok lebih tinggi 6,6% daripada target PAD Jateng 2018.

PAD Jateng 2019 tersebut berkontribusi 55,51% dari seluruh pendapatan daerah. Adapun komponen PAD paling dominan adalah penerimaan pajak yang menyumbang 83,9%.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono mengatakan pendapatan itu bisa dicapai dengan mengoptimalkan berbagai potensi yang ada. “Untuk meningkatkan pendapatan di sektor lain, semua pihak terkait harus mendorong dan merumuskan langkah-langkah inovatif dan kreatif, guna menggali potensi-potensi pendapatan daerah," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) di Kota Semarang, Jateng, Selasa (26/3/2019).

Dia menilai ada hal perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan PAD seperti kehadiran kendaraan listrik yang belum masuk dalam ketentuan, dan tunggakan pajak kendaraan bermotor. "Perlu ada strategi khusus untuk meningkatkan kepatuhan warga membayar pajak, termasuk meningkatkan kerja sama dengan kabupaten/ kota, dan pihak terkait yang menanganinya," jelasnya.

Di sisi lain, juga perlunya titik-titik pelayanan bagi wajib pajak dalam membayar pinalti, menggencarkan aplikasi ‘Sakpole’, serta terobosan baru dalam pembayaran pajak kendaraan melalui minimarket dan lainnya. “Pajak air permukaan perlu diintensifkan karena ada potensi pendapatan yang cukup tinggi. Sedangkan terkait dengan retribusi, hal penting yang menjadi fokus adalah SKPD yang mempunyai potensi pendapatan perlu dipikirkan, investasi dikembangkan untuk menaikan kontribusinya,” tuturnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis