Sido Muncul Gelar Operasi Katarak Gratis di Jepara

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat (kedua dari kiri) bersama pebulutangkis era 90-an Hariyanto Arbi (kiri) bersalaman dengan peserta operasi katarak gratis di Rumah Sakit Graha Husada, Jepara, Sabtu (30/3 - 2019). (Bisnis/Herdiyan)
31 Maret 2019 02:50 WIB Herdiyan Semarang Share :

Semarangpos.com, JEPARA — PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk (Sido Muncul) melalui produk unggulannya Kuku Bima Energi kembali menyelenggarakan operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu. Sido Muncul mengajak serta Haryanto Arbi dalam kegiatan tersebut.

Sido Muncul bersama pebulutangkis era 90-an Hariyanto Arbi mengadakan operasi gratis bagi 59 penderita katarak di Rumah Sakit Graha Husada, Jepara, Sabtu (30/3/2019). Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menyampaikan ini adalah kedua kalinya operasi katarak gratis bersama Hariyanto Arbi.

Irwan bercerita dalam kesempatan itu Hariyanto Arbi berbicara kepada Irwan bahwa ia akan menjadi calon legislatif. “Saya bilang, kalau mau jadi wakil rakyat, kita harus tahu permasalahan yang sedang dialami masyarakat. Kita harus turun langsung melihat dan mendengar aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Berhubung salah satu CSR Sido Muncul adalah Operasi Katarak Gratis, maka dia mengajak Hariyanto Arbi untuk ikut melaksanakan kegiatan ini. “Apabila nanti terpilih, ia sudah punya gambaran apa yang dibutuhkan masyarakat, khususnya dari aspek kesehatan.”

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Direktur RS Graha Husada Henny Dyah Lisiana. Sido Muncul juga menyerahkan paket produk kepada lima perwakilan pasien. Acara dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan kepada tamu dan diakhiri dengan peninjauan ke ruang operasi.

Operasi Katarak Gratis Sido Muncul telah memasuki tahun kedelapan dan telah dilaksanakan di 27 provinsi, 211 kota/kabupaten, di 238 rumah sakit/klinik mata di seluruh Indonesia. Total yang telah dioperasi hingga Maret 2019 ini berjumlah 52.000 mata.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat mengurangi angka penderita katarak, khususnya di Jepara. Masyarakat juga diimbau untuk menghilangkan persepsi bahwa operasi katarak adalah sesuatu yang menakutkan, karena satu-satunya cara untuk sembuh dari katarak hanya dengan operasi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis