Diterjang Ombak, Pemancing asal Grobogan Hanyut Tanpa Jejak di Tanjung Emas

Ilustrasi orang tenggelam. (ghheadlines.com)
01 April 2019 12:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Nasib nahas dialami Muhamad Nasrowi, 30, warga Tajemsari RT 003/RW 002, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan. Ia tenggelam dan hingga kini belum diketahui keberadaannya saat memancing di Pantai Cipta, Tanjung Emas, Kota Semarang, Minggu (31/3/2019).

Kepala Basarnas Jawa Tengah (Jateng), Aris Sofingi, menyebutkan tragedi yang menimpa korban  bermula saat ia dan dua rekannya, Fenediktus Fajar Kuswandono, 41, dan Amin Budi Santoso, 44, memancing di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Ketiganya berangkat dari Grobogan sekitar pukul 06.00 WIB. "Sekitar pukul 07.30 WIB, korban dan dua temannya langsung memancing di laut dengan cara masuk ke air yang dalamnya sedada orang dewasa," ujar Aris dalam keterangan resmi.

Aris mengatakan pada pukul 11.00 WIB, ketiga pemancing itu sempat menghentikan aktivitas untuk beristirahat. Namun, sejam kemudian korban dan satu orang rekannya, Fenediktus, melanjutkan aktivitas memancing dengan cara yang sama.

Saat memasuki pukul 13.30 wib, tanpa mereka sadari, ketinggian air di Pantai Cipta Pelabuhan Tanjung Emas semakin tinggi. Kedua pemancing yang sadar ombak makin tinggi bergegas kembali ke daratan.

Saat hendak kembali ke darat ternyata posisi mereka telah terjebak air pasang. Korban pun tenggelam setelah diterjang ombak, sementara rekannya sanggup menyelamatkan diri.

Basarnas dan tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Ditpolair Polda Jateng, Security Pantai Cipta, masyarakat sekitar serta keluarga korban telah melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran dan penyelaman di area kejadian.

"Tapi hingga pukul 20.00 WIB, upaya pencarian belum membuahkan hasil, sehingga dihentikan. Operasi pencarian akan dilanjutkan pagi ini," imbuh Aris. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya