Inflasi Jateng Maret Dipengaruhi Harga Bawang dan Tiket Pesawat

Pedagang bawang di Pasar Manis Purwokerto, Jawa Tengah. (Antara/Sumarwoto)
02 April 2019 08:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat pada Maret 2019 lalu Jateng mengalami inflasi sebesar 0,30%. Inflasi tersebut utamanya dipicu kenaikan harga bawang merah, bawang putih, serta tiket pesawat terbang. Bawang merah memberi andil terhadap inflasi sebesar 0,13%, bawang putih 0,10%, sedangkan tiket angkutan udara 0,02%.

Selain ketiga komoditas tersebut, terdapat pula jenis komoditas lain yang membawa inflasi di Jateng, yakni nangka muda menyumbang 0,02%, mobil 0,01%, upah pembantu rumah tangga 0,01%, pemeliharaan/service 0,01%, susu untuk balita 0,01%, gula pasir 0,01% dan pepaya 0,01%. "Penyebab inflasi Jateng Maret 2019 utamanya karena naiknya harga bawang merah, bawang putih, angkutan udara, nangka muda dan mobil," kata Kepala BPS Jateng, Sentot Bangun Widoyono, Senin (1/4/2019).

Dikatakan Sentot, kenaikan harga bawang tersebut dipicu minimnya stok bawang merah maupun putih di pasaran karena curah hujan yang tinggi dan saat ini sudah masuk masa tanam, sehingga produksinya menurun. Sementara, tiket angkutan udara di bulan Februari memang turun, sehingga indeks harga lebih rendah. Namun di bulan Maret 2019 harga tiket pesawat kembali normal, sehingga dibandingkan bulan lalu tersebut terjadi kenaikan.

"Meski terjadi inflasi terdapat kelompok komoditas lain yang menahan laju inflasi yakni penurunan harga beras, bensin, daging ayam ras, jeruk dan cabai rawit," jelasnya. Dijelaskan, inflasi yang terjadi di bulan Maret 2019 tersebut lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya atau Februari 2019 yang justru mengalami deflasi sebesar 0,30% dengan IHK sebesar 132,93.

Sementara itu, inflasi pada bulan Maret 2019 tersebut terjadi di enam kota SBH di Jawa Tengah. Kota Semarang mengalami inflasi tertinggi, yaitu 0,34% dengan IHK 132,95, diikuti inflasi Kota Cilacap 0,32% dengan IHK 138,27, Kota Solo 0,29% dengan IHK 130,05. "Kemudian disusul Kota Kudus inflasi sebesar 0,23% dengan IHK sebesar 141,29, Kota Tegal sebesar 0,20% dengan IHK sebesar 131,44, dan inflasi terendah terjadi di Kota Purwokerto sebesar 0,19% dengan IHK sebesar 131,99," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis