Kenakan Baju Jokowi, Warga di Purworejo Dikeroyok Pendukung Prabowo-Sandi

ilustrasi penganiayaan dan pengeroyokan. (Solopos/Dok)
03 April 2019 10:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Insiden pengeroyokan mewarnai kegiatan kampanye terbuka pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Prabowo-Sandi, di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (2/4/2019).

Massa yang diduga merupakan pendukung Prabowo-Sandi mengeroyok seorang warga di Jalan Jogja Km 11, Kecamatan Bagelen, setelah kembali dari menghadiri kampanye terbuka di Lapangan Kemiri, Kabupaten Purworejo.

Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Mangunsong, membenarkan peristiwa pengeroyokan itu. Pengeroyokan terjadi saat masa masa yang diduga pendukung Prabowo-Sandi melintas dari arah Lapangan Kemiri menuju Yogyakarta atau sekembalinya dari acara kampanye terbuka.

Indra mengaku sebenarnya saat melintas rombongan tersebut mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Meski demikian, pengeroyokan masih tetap terjadi.

“Kami dapat laporan dari masyarakat adanya pemukulan dari sekelompok orang,” ujar Indra saat dihubungi Semarangpos.com, Selasa petang.

Korban pemukulan diketahui bernama Yuli Wijaya, 28, warga Dukuh Sarangan, Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen. Korban merupakan pengatur lalu lintas kendaraan yang keluar maupun masuk ke area proyek pertambangan batu andesit.

Indra mengatakan korban sebenarnya tidak melakukan perbuatan apa-apa saat massa yang diduga pendukung Prabowo-Sandi melintas. Hanya saja, korban mengenakan kaos bergambar calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), hingga memicu amarah massa pendukungan paslon 02 pada Pilpres 2019.

“Memang korban ini enggak ngapa-ngapain. Kebetulan pakai kaos Jokowi,” ujarnya.

Kendati demikian, Indra enggan menyimpulkan alasan tersebut sebagai pemicu pengeroyokan yang dialami korban. Ia masih akan melakukan penyelidikan terkait motif dibalik kejadian tersebut.

Sementara itu, korban yang dikeroyok segera dilarikan ke RSUD dr. Tjitro Wardojo, Purworejo, untuk mendapat perawatan. Korban mengalami pendarahan hingga mendapat lima jahitan di bagian kepala.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus ini. Termasuk mengungkap identitas para pelaku pengroyokan. "Untuk pelakunya, masih dalam lidik. Kita enggak mau berasumsi, takut nanti dipelintir,” ujar Indra.

Sementara itu, kegiatan kampanye terbuka di Lapangan Kemiri dihadiri ratusan orang pendukung Prabowo-Sandi. Kampanye terbuka itu juga menghadirkan sejumlah tokoh pendukung paslon 02 pada Pilpres 2019, seperti mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli; Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya yang juga mantan isteri Prabowo, Titiek Soeharto; penasihat Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), Haikal Hassan; dan dan mantan Wakil Gubernur Jateng, Rustriningsih.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya