4 Pendaki Hiportemia di Sumbing Ditemukan, 1 Tewas

Tim SAR mengevakuasi jenazah pendaki Gunung Sumbing, Sabtu (6/4 - 2019). (Antara/Basarnas)
07 April 2019 10:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, WONOSOBO — Empat pendaki gunung yang dilaporkan mengalami hipotermia saat mendaki Gunung Sumbing ditemukan tim search and rescue, Sabtu (6/4/2019). Satu dari empat pendaki itu telah tak bernyawa.

Pendaki yang meninggal dunia adalah Fatur Rohman, 16, remaja asal Kelurahan Kambowa, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Utara. Korban bersama tiga temannya mulai melakukan pendakian, Jumat (5/4/2019) pukul 15.50 WIB.

Kepala Badan SAR Nasional Jawa Tengah, Aris Sofingi, mengungkapkan korban melakukan pendakian bersama tiga rekannya, yakni Disa, 16, Wildan, 17, dan Sultan, 16, yang kesemuanya berasal dari Jawa Timur. Mereka melakukan pendakian melalui jalur Basecamp Stick Pala, Garung Reco, Kalijajar, Wonosobo, Jateng.

Aris mengatakan diduga karena cuaca yang tidak bersahabat dan suhu yang dingin, keempat pendaki gunung tersebut mengalami hipotermia (panas suhu tubuh menurun drastis akibat suhu dingin) yang mengakibatkan salah satu dari mereka meninggal dunia. "Kami yang mendapatkan informasi pada pukul 11.30 WIB dari rekan potensi SAR bahwa ada pendaki yang mengalami hipotermia langsung memberangkatkan tim untuk melakukan evakuasi bersama tim SAR gabungan," katanya.

Pada pukul 15.30 WIB, tim SAR berhasil mencapai posisi tiga pendaki, yakni Dias, Wildan, dan Sultan yang mengalami hipotermia tersebut di atas pos 3, tepatnya di Watu Pestan. Ketiganya kemudian diberi penghangat dan dievakuasi menuju Basecamp Garung. Tim kemudian melanjutkan pencarian seorang pendaki lainnya.

Sekitar pukul 17.00 WIB, personel gabungan yang terlibat dalam operasi SAR itu adalah personel Basarnas Pos SAR Wonosobo, Koramil Kalikajar, Polsek Kalikajar, BPBD Wonosobo, Stick Pala Garung, Grasindo Kledung, Pajero Wonosobo, Skydoors, SAR Kabupaten Wonosobo dan Sarda Jateng. Tim itu berhasil mencapai pendaki keempat, Fatur Rohman, di bawah puncak Rajawali di ketinggian 3.371 m di atas permukaan laut.

"Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, diduga akibat hipotermia. Korban berhasil dibawa ke Basecamp Garung pukul 18.55 WIB dan langsung dibawa ke RSUD Wonosobo untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara