Kampanye Prabowo-Sandi di Semarang Dibatalkan, Apa Penyebab dan Solusinya?

Ilustrasi kampanye calon presiden Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto di Yogyakarta, Senin (8/4 - 2019). (Bisnis/Istimewa)
09 April 2019 16:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Rencana kampanye pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang dijadwalkan berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/4/2019), terpaksa dibatalkan karena tidak memperoleh izin lokasi kampanye dari pihak yang berwenang.

"Kampanye di Semarang besok batal, diganti kampanye super akbar di Solo karena pendukung dari sejumlah daerah di luar Solo akan ikut bergabung," kata Sriyanto Saputro selaku juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Jawa Tengah di Kota Semarang, Jateng, Selasa (9/4/2019).

Ia mengakui sebelumnya ada rencana pasangan capres bernomor urut 02 dalam Pilpres 2019 menggelar kampanye terbuka di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jateng, namun ternyata tempat yang dikehendaki tidak boleh menjadi lokasi kampanye. Pemerintah Kota Semarang tidak mengeluarkan izin penggunaan Lapangan Pancasila, Simpang Lima, untuk kampanye semua partai politik maupun pasangan capres. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jateng melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata juga tidak mengeluarkan izin penggunaan GOR Jatidiri menjadi tempat kampanye.

Terkait dengan hal itu, BPN Prabowo-Sandi Jateng memohon maaf kepada para pendukung dan mengundang untuk hadir pada kampanye akbar pasangan capres 02 di Stadion Sriwedari, Kota Solo, Jateng, Rabu 10 April 2019. Rencananya, kata dia, kampanye akbar pasangan Capres Prabowo-Sandi itu akan dimeriahkan oleh Nissa Sabyan dan Al Gozali. "Mohon maaf karena di Semarang dibatalkan, maka mari besok kita putihkan Solo," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara