Pemungutan Suara di Depan Mata, Jateng Masih Percepat Rekam Data E-KTP

Ilustrasi pererekaman data untuk pembuatan e/KTP. (Solopos/Nicolous Irawan)
09 April 2019 21:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tak henti melakukan percepatan rekam data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) meskipun pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sudah tinggal menunggu hari.

Tersusunnya data kependudukan mestinya bukan hanya dibatasi kepentingan politik pemilu. Nyatanya, sebagaimana dikabarkan Kantor Berita Antara, Senin (8/4/2019), Pemprov Jateng melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil mempercepat penuntasan rekam data e-KTP demi pemungutan suara Pemilu 2019 semata.

"Kami menerjunkan semua petugas Dukcapil masing-masing kabupaten/kota untuk menuntaskan rekam data e-KTP hingga sebelum pemilu 17 April 2019," ungkap Kepala Dispermadescapil Provinsi Jateng Sugeng Riyanto di Kota Semarang, Jateng sebagaimana dikutip Antara, Senin.

Ia mengungkapkan dari 27.170.584 orang yang wajib e-KTP, hingga saat ini tercatat masih ada 345.128 orang yang belum melakukan perekaman data e-KTP. Menurut dia, masih banyaknya warga yang belum merekam data e-KTP itu antara lain disebabkan yang bersangkutan menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, menjadi perantau di luar Pulau Jawa, dan ada juga yang sedang proses mutasi.

"Data ini berkembang secara dinamis dari kabupaten/kota di Jateng," ujarnya.

Sugeng menyebutkan jajarannya di semua kabupaten/kota juga melakukan jemput bola pada Sabtu dan Minggu guna mempercepat penuntasan perekaman data e-KTP. Setiap daerah, kata dia, mengerahkan 20-30 petugas yang akan bekerja full time hingga dilakukan kerja lembur pada malam hari.

"Kita kerahkan petugas Dukcapil tiap kabupaten/kota karena kita harus menyelesaikan rekam KTP-e khususnya bagi para pemohon baru yang berusia 17 tahun, petugas kita lembur sampai hari H pencoblosan," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara