Banyumas Butuh Tambahan Fasilitas Umum Anak

Kegiatan Rembugan Bareng Bocah Banyumas di Purwokerto, Jateng, Rabu (10/4 - 2019). (Antara/Pemkab Banyumas)
11 April 2019 07:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, PURWOKERTO — Forum Anak Banyumas mengusulkan kepada pemerintah daerah setempat untuk terus meningkatkan pembangunan fasilitas umum yang ramah anak demi mengakomodasi kebutuhan generasi penerus bangsa.

"Usulan tersebut disampaikan dalam rangka menjaring aspirasi anak agar masuk dalam perencanaan pembangunan," kata Ketua Forum Anak Banyumas Mohammad Meizar Brahmantyo dalam kegiatan Rembugan Bareng Bocah Banyumas di Graha Satria Kompleks Pendapa Sipanji Purwokerto, Jawa Tengah, Rabu (10/4/2019).

Rembugan Bareng Bocah Banyumas dihadiri oleh forum anak dari berbagai kecamatan, selain itu juga dari perwakilan sekolah hingga perwakilan anak-anak penyandang disabilitas. "Setiap perwakilan anak yang hadir diberi kesempatan untuk mengusulkan bentuk pembangunan yang akan dilakukan Pemerintah Banyumas sebagai upaya pemenuhan hak anak guna mewujudkan kabupaten layak anak," katanya.

Suara anak Banyumas itu, tambahnya, akan dibacakan dan diajukan kepada Bupati Banyumas pada Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten tanggal 23 Juli 2019. Selain itu juga akan dibawa sebagai aspirasi pada Hari Anak Tingkat Nasional. "Secara garis besar usulan yang ditampung antara lain usulan pembangunan fasilitas umum seperti taman-taman yang layak anak, transportasi yang layak anak dan juga pendidikan yang merata sampai tingkat desa," katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Perlindungan Anak, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Banyumas, Eko Budianto mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya mengusulkan program kerja kepada pemerintah. "Selain itu juga sebagai salah satu cara untuk bisa mengoptimalkan kinerja Forum Anak Banyumas dalam pembangunan," katanya.

Menurut Eko Kabupaten Banyumas secara administrasi sudah memenuhi persyaratan kabupaten layak anak. "Namun tetap terus diupayakan agar tidak sekedar angka administrasi tetapi juga gerakan dan aksi sebagai kabupaten layak anak tersebut," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara