PKK Ajak Perempuan Jateng Periksa Rahim dan Payudara

Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah Siti Atikoh (berbusana hitam merah) mengunjungi Puskesmas Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (9/4 - 2019). (Antara/Pemprov Jateng)
11 April 2019 13:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, UNGARAN — Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Jawa Tengah mengimbau kalangan perempuan untuk menyempatkan diri memeriksakan rahim dan payudara guna mendeteksi penyakit kanker sejak dini.

"Luangkan waktu cukup dua menit untuk melakukan tes IVA [inspeksi visual asam asetat] dan pemeriksaan payudara klinis [sadarnis] agar lebih ayem, dan tenang. Sadar diri, sedini mungkin harus periksa," tutur Ketua Tim Penggerak PKK Jateng Siti Atikoh di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (9/4/2019).

Ia mengakui tingkat kesadaran masyarakat untuk melakukan tes IVA dan sadarnis sudah terus meningkat setiap tahunnya. Meski demikian, diakuinya, ketakutan dan ketidaktahuan masyarakat masih menjadi tantangan dalam meningkatkan cakupan deteksi dini tersebut.

Istri orang nomor satu di Jateng itu memastikan petugas medis yang melakukan tes IVA dan sadarnis tersebut adalah perempuan. "Yang belum pernah tes, awalnya pasti malu dan takut, tapi kami selalu memberikan pengertian, para medis yang melakukan tes IVA dan sadarnis kami pastikan adalah perempuan semua," ujarnya.

Atikoh juga mengajak para perempuan yang telah mengikuti tes IVA agar tidak berhenti membagikan pengalaman dan pengetahuan yang telah dialami. "Bagaimanapun kesadaran untuk melakukan deteksi dini terhadap kanker serviks dan payudara sangat penting karena kedua kanker tersebut menjadi penyebab kematian tertinggi di Jateng," katanya.

Biasanya, kata dia, kanker serviks dan kanker payudara jika diketahui kondisinya sudah kritis sehingga berakibat penanganan yang dilakukan tidak bisa maksimal. "Untuk itu perlu penanganan sejak dini agar mempermudah pengobatan secara tuntas," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara