Balai Karantina Ikan Semarang Perketat Pengawasan, Angkasa Pura Dilibatkan...

Kepala BKIPM Semarang Raden Gatot Perdana memberikan keterangan kepada wartawan. (Bisnis/Alif Nazzala Rizqi)
11 April 2019 23:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Balai Karantina Ikan dan Pengembangan Mutu Hasil Perikanan (BKIPM) Semarang menjalin kerja sama dengan PT Angkasa Pura I demi meningkaktan pelayanan dan pengawasan pengiriman komoditas hasil perikanan.

Kepala BKIPM Semarang Raden Gatot Perdana mengatakan, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu memberantas penyelundupan biota laut yang dilindungi. "Diharapkan dari kerja sama ini pelayanan bisa lebih efektif, transparan dan pengawasan lebih baik. Sehingga untuk pengiriman produk perikanan bisa lebih bagus dan cepat. Demikian juga pengawasan jenis-jenis biota ikan yang dilindungi. Karena kita khawatir jika pengawasan lemah penyelundupan akan meningkat," ujarnya, Rabu (10/4/2019).

Gatot menambahkan menurut Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No.56, ada beberapa jenis biota laut dilindungi seperti lobster yang masih berukuran kecil. "Kemudian untuk benih lobster ini memang marak diselundupkan. Kami harapkan dengan kerja sama ini di Semarang tidak terjadi penyelundupan biota-biota laut tersebut," tambahnya.

Sementara untuk kerja sama, pihaknya dan Angkasa Pura I akan memperketat pengawasan di beberapa titik. Seperti di pengawasan dengan menggunakan peranti x-ray, di kargo, dan terminal barang. "Sekarang ini banyak modus yang diselundupkan itu benih lobster. Karena nilainya yang tinggi membuat orang tertarik," ucapnya.

Sementara itu, Abdullah Usman, General Manager Bandara Adi Soemarmo menambahkan, pihaknya menyambut baik kerja sama antara BKIPM dengan Angkasa Pura I. Menurutnya, dengan kerja sama itu bisa lebih mudah untuk menindaklanjuti sebuah temuan. "Kalau ada temuan kita pastinya bekerjasama dengan pihak terkait. Kalau masalah temuan terkait biota laut ini, kita serahkan ke BKIPM," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis