Jelang Coblosan, Pimpinan Jateng Gelar Koordinasi

Para pimpinan instansi dan parpol se-Jateng melakukan koordinasi menjelang pemungutan suara di Semarang, Jateng, Jumat (12/4 - 2019). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
13 April 2019 06:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Menjelang pemungutan suara atau coblosan dalam Pemilu 2019, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, menggelar pertemuan dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) wilayahnya. Rapat koordinasi itu digelar di Kota Semarang, Jumat (12/4/2019).

Selain jajaran Forkompimda, sejumlah pimpinan partai politik peserta pemilu 2019 juga dilibatkan dalam rapat tersebut. Sebelum rapat dilaksanakan, acara diawali dengan penandatanganan nota kesepakatan mewujudkan pemilu damai oleh seluruh Forkompimda dan partai politik peserta Pemilu 2019. Gubernur Jateng bersama Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro KironoPangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi juga turut menandatangani kesepakatan tersebut.

"Penandatanganan ini bentuk komitmen kami untuk menjaga pemilu damai. Namun ini hanya bersifat seremonial, saya berharap setelah penandatangan ini, Forkompimda dan seluruh partai politik bisa melaksanakan substansi dari perjanjian ini," kata Ganjar.

Peran partai politiklanjut Ganjar sangat penting dalam rangka mewujudkan pesta demokrasi yang aman di Jateng. Jika tidak, maka kondisinya akan semakin ramai dan berpotensi menimbulkan gesekan antarmasyarakat.

"Sudah terjadi di Jateng, saat kampanye di Soloraya, Purworejo, dan Temanggung. Ini tugas kita semuanya termasuk partai politik bagaimana mengendalikan pendukung, baik di dunia nyata maupun dunia maya," tegasnya.

Meski begitu, pihaknya bersyukur kondisi di Jateng masih terkendali. Meski sempat terjadi gesekan, namun hal itu tidak meluas.

Selain keamanan, Ganjar juga meminta jajaran Forkompimda dan partai politik terus getol mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pemilu nanti.

"Mari kita mengajak seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih untuk nyoblos. Pastikan semua sudah terdaftar. Kalau ini berjalan baik, maka partisipasi bisa tinggi," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolda Jateng, Irjen Pol. Condro Kirono, mengatakan jika sejauh ini Jateng masih dalam kondisi kondusif. Meski sempat terjadi gesekan, namun hal itu tidak meluas.

"Jateng merupakan daerah dengan tingkat kerawanan cukup rendah. Meski begitu, kita tidak boleh terlena dan harus tetap menjaga kondisi ini sampai semua tahapan pemilu selesai," kata dia.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya