Pembangunan Flyover Mranggen Dimulai 2020

Ilustrasi flyover di Jawa Tengah (Jateng). (Solopos/Sri Sumi Handayani)
15 April 2019 10:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) akan mengerjakan sejumlah proyek flyover di beberapa wilayahnya pada tahun 2020. Salah satu proyek flyover yang akan dikerjakan tahun depan, tak lain adalah proyek Flyover Mranggen yang berada di perlintasan kereta api sebidang, Jl. Semarang-Purwodadi atau tepatnya di depan Pasar Mranggen, Demak.

Hal itu disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Cipta Karya Jateng, Hanung Triyono.

“DED [detail engineering design]-nya sudah jadi. Sudah kita ajukan, hanya ada beberapa pembenahan. Total proyek itu akan menghabiskan dana Rp120 miliar,” ujar Hanung saat dijumpai Semarangpos.com di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, beberapa waktu lalu.

Hanung menjelaskan pembenahan dalam DED dilakukan menyusul adanya perbedaan pendapat antara Pemprov Jateng dengan PT KAI. PT KAI menginginkan lebar flyover itu mencapai 10,5 meter, sementara yang diajukan Pemprov Jateng hanya sekitar 6,5 meter.

“Pembangunan sudah kita siapkan. Ini tinggal menyelesaikan soal perizinan, baik dari Perhutani, pembebasan lahan dan perizinan dari PT KAI. Tahun depan rencana [pembangunan] sudah berjalan,” imbuh Hanung.

Hanung menyebut panjang flyover di Mranggen itu memiliki panjang sekitar 750 meter. Flyover itu sangat penting mengingat jalur tersebut kerap menjadi titik macet, terlebih jika kereta api tengah melintas.

“Jadi tujuan pembangunan flyover itu untuk mengurangi kemacetan. Di situkan kerap jadi titik macet saat orang masuk atau pulang kerja,” ujar Hanung.

Selain Mranggen, Pemprov Jateng juga berencana membangun flyover di atas perlintasan sebidang yang ada di Kroya, Banyumas. Namun, rencana pembangunan flyover di perlintasan sebidang yang ada di Kecamatan Kebasen, Banyumas itu, saat ini baru tahap pengajuan DED.

“Kalau di Kroya saat ini baru tahap pengajuan DED, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa pembebasan lahan,” kata Hanung.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya