Sedulur Sikep Kudus Antusias Manfaatkan Hak Pilih Pemilu 2019

Warga sedulur sikep memasukkan surat suara ke kotak suara di tempat pemungutan suara (TPS) 02 di Balai Desa Larikrejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rabu (17/4 - 2019). (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
18 April 2019 07:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, KUDUS — Warga Sedulur Sikep atau Komunitas Samin di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, antusias mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak pilih mereka pada Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019). Warga sedulur sikep dari Desa Larikrejo, Kecamatan Undaan itu hadir di TPS dengan memakai pakaian khas serba berwarna hitam serta berangkat bersama-sama dengan keluarga.

Budi Santoso, tokoh sedulur sikep dari Desa Larikrejo, Kecamatan Undaan, Kudus, Rabu, mengakui setiap ada pemilu dirinya bersama keluarga memang hadir ke TPS 02 di Balai Desa Larikrejo untuk menggunakan hak pilihnya. Hal itu, kata dia, sebagai tanggung jawab sebagai warga negara yang baik bisa hadir ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya.

"Saya senang sebagai warga negara Indonesia bisa ikut melakukan pesta demokrasi untuk menyalurkan isi hati saya untuk memilih seorang pemimpin," ujarnya.

Ia berharap pemimpin yang jadi nantinya benar-benar sebagai pemimpin yang jujur dan amanah. "Meskipun tahun ini pemilunya berbeda dengan pemilu sebelumnya karena terdapat lima surat suara yang harus dicoblos, saya tidak bingung untuk memilihnya karena sudah memiliki nama-nama yang akan dipilih," ujarnya.

Ricki, warga sedulur sikep lainnya mengakui setiap ada Pemilu memang hadir ke TPS untuk menggunakan hak pilih. Meskipun tidak banyak calon anggota legislatif maupun tim sukses peserta Pemilu yang menyambanginya, dia mengaku, sudah memiliki calon yang akan dipilih.

Kepala Desa Larikrejo Riswoto menambahkan meskipun warga sedulur sikep di desanya merupakan warga minoritas, namun setiap ada pesta demokrasi selalu antusias untuk hadir ke TPS. "Kami juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk warga sedulur sikep untuk hadir ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya," ujarnya.

Jumlah keluarga sedulur sikep di Desa Larikrejo, katanya, mencapai puluhan keluarga, sedangkan jumlah warga di Desa Larikrejo mencapai 1.235 jiwa. Dari ribuan jiwa tersebut, kata dia, warga yang memiliki hak pilih 1.235 jiwa dengan jumlah TPS sebanyak tujuh TPS yang dipusatkan di Balai Desa Larikrejo dan halaman dekat balai desa.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara