Sayembara Daur Ulang APK Diperpanjang, Ganjar Sudah Terima 150 Karya

Salah satu karya daur ulang APK yang diikutkan dalam sayembara Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. (Instagram megadwnt_)
22 April 2019 22:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, hingga saat ini telah menerima sekitar 150 karya kreasi alat peraga kampanye (APK) yang diikut sertakan dalam lomba daur ulang APK. Lomba daur ulang APK yang dicetuskan Ganjar itu seharusnya berakhir Senin (22/4/2019), namun diperpanjang hingga sepekan kedepa menjadi 29 April 2019. 

Bahkan, sejak lomba tersebut diumumkan pada Minggu (14/4/2019) atau saat masa tenang kampanye Pemilu 2019, sudah ada ratusan karya unik pengolahan APK yang dikirim ke Ganjar.

Ide pengolahan alat peraga kampanye (APK) jadi karya menarik itu digelar sebagai salah satu kampanye Gubernur Jateng dalam mengurangi sampah plastik. Agar menarik minat masyarakat, Ganjar pun menggelar sayembara itu dengan hadiah total mencapai Rp20 juta.

“Jangan dibuang sembarangan ya, karena banyak material dari plastik. Itu akan menjadi sampah yang mencemari. Maka saya pengin sampah APK ini didaur ulang menjadi banyak produk lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” kata Ganjar dalam keterangan resmi, Senin siang.

Ada sejumlah kriteria yang mesti ditepati untuk mengikuti lomba tersebut utamanya berdasarkan fungsi, kekuatan produk, dan reduplikasi. Di antaranya hasil karya  harus difoto, lalu di-upload ke media sosial Instagram dengan menyebut akun resmi Ganjar Pranowo di @ganjar_pranowo. Selain itu, peserta juga harus mencantumkan hastag #GanjarDaurUlangAPK. Setelah itu, karya itu harus dikirim ke Rumah Dinas Gubernur Jateng, Puri Gedeh, di Jl. Jl. Gubernur Boediono No. 8, Gajahmungkur, Kota Semarang.

Sampai saat ini, sudah ada sekitar 150-an karya yang telah dikirim ke rumah dinas Gubernur Jateng. Jenisnya pun beragam dan unik-unik, mulai dari dompet, baju, jas hujan, payung, anyaman, buket hingga hiasan dinding. Bahkan peserta pun tidak hanya warga Jateng, tapi juga warga daerah lain yang memiliki ide dan mampu mengolah APK menjadi karya menarik.

"Nanti karya-karya menarik itu akan kita pamerkan seminggu setelah diumumkan pemenangnya," kata Ganjar.  

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya