Dokter RSJ di Semarang Sarankan Caleg Gagal Tes Gangguan Jiwa

Ilustrasi depresi. (Bisnis/Reuters/Paul Hackett)
24 April 2019 16:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pengelola Rumah Sakit Jiwa Amino Gondohutomo Semarang menyarankan para calon anggota legislatif (caleg) yang gagal dalam Pemilu 2019 segera menjalani psikoterapi untuk mendeteksi gejala awal gangguan kejiwaan.

Wakil Direktur Medik RSJ Amino Gondohutomo Semarang Erlina Rumanti mengatakan layanan psikoterapi akan diberikan oleh para dokter jiwa yang bersiaga di rumah sakit. Berbagai pelayanan akan diberikan untuk mendeteksi segala kemungkinan.

Potensi caleg yang depresi tidak bisa diprediksi dalam waktu singkat. Biasanya, menurut dia, gangguan jiwa baru terdeteksi sebulan setelah hasil rekapitulasi suara ditetapkan oleh KPU.

"Caleg yang menjalani psikoterapi akan dilayani oleh para dokter kejiwaan yang stand by di rumah sakitnya. Perawatan psikoterapi yang di berikan kepada caleg meliputi konseling dengan psikolog yang disediakan oleh pihak RSJ," papar Erlina sebagaimana dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (23/4/2019).

Menurutnya, pihak rumah sakit saat ini menyediakan sejumlah bangsal VIP, kemudian ada pula bangsal kelas satu, kelas dua dan kelas tiga.  Pihaknya juga menyediakan ragam fasilitas kemudahan bagi pasien terutama caleg yang ingin berobat berupa layanan BPJS maupun pembayaran tunai. 

"Kita punya 366 tempat tidur, tapi hampir 300 kasur dipakai buat pasien-pasien yang mengalami gangguan jiwa. Saat ini 70% tempat tidur sudah terisi oleh para pasien," ujarnya.

Berdasarkan pengalamannya pada Pemilu 2014, ia mengaku mendapati dua caleg yang berobat lantaran mengalami guncangan jiwa setelah dinyatakan kalah dalam penghitungan suara. "Di rumah sakit kami ada delapan psikiater dan enam psikolog. RSJ Amino Gondohutomo juga melayani rawat jalan sesuai diagnosa dokter kejiwaan. Rawat jalan dilayani pukul 07.00-16.00 WIB," ucap Erlina. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis