Sempat Mengeluh Sakit Lambung, Anggota KPPS di Semarang Meninggal Dunia

Warga menggelar salat jenazah untuk anggota KPPS di Kota Semarang yang meninggal dunia, Bambang Saptono, di rumahnya di Jl. Kaligarang No. 2, Semarang Selatan, Rabu (24/4 - 2019) malam. (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
24 April 2019 23:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Daftar petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang meninggal dunia di Jawa Tengah (Jateng) terus bertambah. Kali ini, musibah menimpa anggota KPPS TPS 12 Barusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Bambang Saptono, 52.

Bambang menghembuskan nafas terakhirnya setelah menjalani perawatan intensif di RSUP dr. Kariadi, Rabu (24/4/2019). Ia dirawat setelah mengalami kelelahan seusai bertugas saat pemungutan suara pada Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019).

Menurut kakak kandung almarhum, Bambang Agus Windu Sacono, 54, Bambang mengalami kelelahan seusai bertugas sebagai anggota KPPS di TPS 12 Barusari.

“Setiap ada pemilihan beliau selalu bertugas sebagai anggota KPPS. Kemarin beliau kelelahan, hingga sakit levernya kambuh,” ujar Agus saat dijumpai wartawan di rumah duka.

Senada juga diungkapkan Ketua KPPS TPS 12 Barusari, Basuki Suwandani. Ia mengaku Bambang sebenarnya sempat memperlihatkan kondisi yang tidak sehat saat bertugas kala pemungutan suara. Ciri-ciri kondisi Bambang tidak fit itu terlihat dari raut mukanya yang pucat dan matanya yang tampak kekuningan.

“Meski demikian, beliau tidak menunjukkan sakit. Ia tetap bertugas menyelesaikan pekerjaan sebagai anggota KPPS. Bahkan hingga perhitungan suara rampung sekitar pukul 05.30 WIB [Kamis, 18 April 2019]. Padahal, kami mulai bertugas itu sejak Rabu pukul 06.30 WIB,” ujar Basuki.

Basuki menambahkan saat bertugas itu, almarhum memang sempat mengeluh lambungnya sakit. Meski demikian seusai menjalankan tugas sebagai anggota KPPS, Bambang tidak langsung menjalani perawatan dan memilih memulihkan kondisinya di rumah.

“Ia bahkan sempat menjalankan pekerjaan sehari-hari, yaitu berjualan di rumahnya. Kita baru tahu kalau dia sakit, setelah kemarin dengar kabar dirawat di rumah sakit,” imbuh Basuki.

Pantaun Semarangpos.com di rumah duka di Jl. Kaligarang No. 21, Semarang Selatan, puluhan orang datang melayat. Almarhum meninggalkan seorang istri dan empat orang anak. Jenazah almarhum rencana dimakamkan di TPU Bergota, Kamis (25/4/2019).

Dengan meninggalnya Bambang, daftar anggota KPPS yang meninggal di Jateng pun bertambah. Data terakhir yang diperoleh Semarangpos.com dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, total petugas pemilu, baik PPK, PPS, maupun KPPS di Jateng yang meninggal dunia mencapai 32 orang. Sedangkan, 249 orang lainnya mengalami sakit.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya