Garudafood Pati Beroperasi Normal Pascakebakaran

Petugas berusaha memadamkan api yang membakar pabrik kacang PT Garudafood Putra Putri Jaya di jalan pantura Pati-Juwana, Desa Sarirejo, Pati, Jawa Tengah, Selasa (16/4 - 2019). (Antara/Yusuf Nugroho)
25 April 2019 02:50 WIB Azizah Nur Alfi Semarang Share :

Semarangpos.com, JAKARTA — Pabrik makanan ringan, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. di Pati Jawa Tengah meminimaisasi gangguan produksi akibat kebakaran di area pergudangan bahan kemas perseroan yang dapat berdampak terhadap target penjualan tahun ini.

Garudafood melaporkan musibah kebakaran di salah satu pabrik perseroan yang berlokasi di Jl. Raya Pati-Juwana km. 2,3, Pati, Jawa Tengah yang memproduksi coated peanuts and extrude. Kebakaran terjadi Selasa (16/4/2019) pukul 12:00 di area gudang bahan kemas perseroan. 

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Garudafood, Paulus Tedjosutikno, menyampaikan bahwa pabrik tersebut sudah beroperasi secara normal, Senin (22/4/2019). Meski demikian, nilai kerugian atas musibah itu belum dapat diketahui karena perusahaan asuransi masih melakukan perhitungan. 

Dia berharap upaya perseroan yang fokus pada pemulihan operasional pabrik dapat meminimalkan gangguan produksi yang berdampak pada target penjualan pada tahun ini. Pada 2019, Garudafood memasang target penjualan tumbuh 15% secara tahunan atau menjadi Rp9,26 triliun. 

"Sudah mulai beroperasi per hari ini. Nilai kerugian belum bisa diketahui untuk saat ini. Cukup makan waktu bagi pihak asuransi untuk mengkalkulasinya," katanya, Senin. 

Berdasarkan laporan tahunan Garudafood 2018, saat ini fasilitas produksi perseroan yang aktif beroperasi terdiri dari dua lokasi di Pati Jawa Tengah, satu lokasi di Gresik Jawa Timur, dan dua lokasi di Kawasan Rancaekek Sumedang Jawa Barat. Rata-rata utilisasi telah mencapai sekitar 70% dari total kapasitas terpasang untuk produksi 95.059 ton produk kacang dan 154.469 ton produk biskuit, confectionery dan susu per tahun. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya\

Sumber : Bisnis