Importir Bawang Putih Asal Medan Bertanam di Magelang

Direktur PT Sentosa Indo Permata (kiri) bersama Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian Sukarman (tengah) panen perdana bawang putih di Desa Madyogondo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (29/4 - 2019). (Antara/Heru Suyitno)
01 Mei 2019 04:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MUNGKID — Importir bawang putih PT Sentosa Indo Permata yang mestinya berkedudukan di Medan, Sumatra Utara, menggagas penanaman bawang putih di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Dalam upaya bertanam bawang di daerah rantau itu, perusahaan itu bermitra dengan sejumlah kelompok tani di Ngablak, lereng Gunung Merbabu.

Direktur PT Sentosa Indo Permata, Jimbrow, mengatakan pihaknya menanam bawang putih di areal seluas 25 ha itu bermitra dengan para petani di Kecamatan Ngablak. "Ini panen perdana di Desa Madyogondo. Di desa ini, kami menanam 14,4 ha dari total 25 ha di Kecamatan Ngablak ini," katanya seusai panen perdana bawang putih di Desa Madyogondo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (29/4/2019).

Ia menuturkan perusahaannya bergerak di bidang perdagangan hasil bumi, terutama bawang. Untuk bisa berpartisipasi dalam peraturan baru pemerintah di program swasembada bawang putih, pihaknya memilih untuk menanam komoditas itu di Ngablak. "Pada awalnya sewaktu kami mau mengadakan kerja sama dengan kalangan petani di sini, kami mendengar bahwa di Ngablak sudah lama sekali tidak menanam bawang putih dan kami perusahaan pertama di sini," katanya.

Awalnya, pihaknya sempat ragu, tetapi setelah melihat langsung kondisi di Ngablak ternyata bagus dan mendukung untuk dilaksanakan penanaman bawang putih. "Setelah beberapa kali kami ke ngablak untuk meninjau hasil penanaman bawang putih, kami melihat bahwa tanaman bawang putih di sini tumbuh dengan sangat bagus, daunnya hijau, dan para petani juga sangat disiplin dalam merawat tanamannya," katanya.

Pihaknya mengaku jarang menemui tanaman liar di samping tanaman bawang putih. Hal itu menunjukkan bahwa petani di daerah itu rajin dalam membersihkan gulma. Ia menuturkan ketika akan panen, hasilnya di luar ekspektasi. Ia menyebut hasil yang dicapai bagus sehingga merasa bangga akan hasil kerja keras petani setempat dalam budi daya bawang putih.

Ia berharap, ke depan bawang putih bisa menjadi salah satu andalan dari para petani untuk mendukung ekonomi masyarakat Ngablak, bahkan di Indonesia. "Kami berharap semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang demi menyukseskan program swasembada bawang putih di Indonesia," kata dia.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara