Bulan Puasa, Beban Listrik di Jateng-DIY Capai 4.012 MW

Petugas PLN saat memperbaiki jaringan di wilayah Jateng dan DIY, Senin (6/5 - 2019). (Semarangpos.com/Humas PLN UID Jateng/DIY)
07 Mei 2019 12:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memprediksi beban penggunaan listrik di wilayahnya selama bulan Ramadan mencapai 4.012 MW.

Beban itu terbilang tinggi. Kendati demikian, PT PLN UID Jateng-DIY menjamin pasokan listrik aman menyusul masih tersedianya cadangan pasokan.

“Pada saat Ramadan beban di wilayah Jateng dan DIY diprediksi aman dengan cadangan pasokan sekitar 1.000-1.300 MW dan beban puncak tertinggi sekitar 4.012 MW,” ujar Manajer Komunikasi PLN UID Jateng dan DIY, Haris, dalam keterangan resmi, Senin (6/5/2019).

Sementara itu, tren penggunaan listrik secara masif pada saat bulan Ramadan terjadi pada pukul 19.00-22.00 WIB dan 03.00-06.00 WIB atau mengalami pergeseran dari sebelumnya, yakni pada pukul 10.00-17.00 WIB.

“Fenomena itu berubah menyusul adanya pergeseran pola masyarakat yang melaksanakan ibadah salat tarawih dan makan sahur,” imbuh Haris.

Di samping pasokan listrik, PLN juga telah menyiapkan pengamanan dari segi pasukan. Pasukan tersebut disiagakan di 12 Unit Pelaksana se-Jateng dan DIY untuk mengamankan jaringan listrik. PLN juga akan memprioritaskan pengamanan di waktu-waktu tertentu seperti jam sahur, buka puasa, dan salat tarawih demi menjaga kelancaran masyarakat beribadah.

“Meskipun kepuasan pelanggan menjadi prioritas utama kami, tapi keselamatan dan kesehatan kerja pekerja tidak boleh dilupakan. Para petugas wajib bekerja sesuai SOP dan menggunakan alat pelindung diri dalam bertugas,” tegas Haris.

Selain itu apabila pelanggan ingin mendapatkan informasi kelistrikan ataupun pengaduan lain, dapat menghubungi Contact Center PLN 123 yang dapat diakses melalui, telepon (kode area + 123), Facebook PLN 123, Twitter @pln_123 dan email pln123@pln.co.id.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya