Akses Jalan ke Pasar Kliwon Kudus Searah Lagi

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Abdul Halil menunjukkan peta arus lalu lintas di Jl. Jenderal Sudirman yang hendak dibuat satu arah di ruang Command Center Kudus, Jateng, Rabu (8/5 - 2019). (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
09 Mei 2019 13:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, KUDUS — Pemerintah Kabupaten Kudus memutuskan Jl. Jenderal Sudirman yang menjadi akses menuju Pasar Kliwon maupun alun-alun dikembalikan menjadi satu arah, menyusul terjadinya kepadatan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

"Saat ini, akses jalan tersebut memang dibuat dua arah. Karena pertimbangan kepadatan arus lalu lintas akhirnya diputuskan untuk dikembalikan seperti sebelumnya menjadi satu arah dengan berbatas waktu," kata Bupati Kudus didampingi Kapolres Kudus AKBP Saptono yang ditemui wartawan seusai Rapat Koordinasi Manajemen Rekyasa Lalu Lintas Jalan Jenderal Sudirman di Command Center Kudus, Jawa Tengah, Rabu (8/5/2019).

Ia mengatakan akses jalan menjadi satu arah diberlakukan mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, selebihnya bisa dilalui menjadi dua arah mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB. Uji coba akan dimulai Sabtu (11/5/2019) atau Minggu (12/5/2019).

Keputusan tersebut, kata dia, diambil setelah dilakukan pengamatan kondisi arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman yang terdapat Pasar Kliwon, dua SMP dan satu SD. "Demi kelancaran arus lalu lintas di jalur tersebut, akhirnya diputuskan untuk dibuat satu arah dengan berbatas waktu," ujarnya.

Sebelum diberlakukan, Dinas Perhubungan diinstruksikan untuk menyiapkan rambu-rambunya yang akan di pasang di titik tertentu. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Abdul Halil menambahkan keputusan perubahan arus dari dua arah menjadi satu arah sebagai upaya mengurai kepadatan arus lalu lintas di Jl. Jenderal Sudirman.

Permasalahan sistem dua arah, timbulnya beberapa titik konflik di ruas jalan Jenderal Sudirman, seperti di depan SD Cahaya Nur dan Pasar Kliwon ketika ada kendaraan yang putar balik arah serta parkir di dua ruas jalan. Pada jam-jam berangkat maupun pulang sekolah di depan SD Cahaya Nur, SMP 3 dan 2 juga rawan kemacetan.

"Hal itu, mengakibatkan kecepatan berkurang dan kepadatan arus lalu lintas meningkat. Sedangkan parkir di dua sisi juga mengakibatkan berkurangnya kapasitas jalan," ujarnya.

Dengan kebijakan satu arah, maka kinerja ruas Jl. Jenderal Sudirman menjadi lebih baik, menurunnya antrean dan tundaan di sepanjang Jl. Jenderal Sudirman serta dapat mengurangi jumlah titik konflik di sepanjang jalan tersebut. Berdasarkan pengamatan, arus lalu lintas dari Alun-Alun Kudus menuju Jl. Jenderal Sudirman dengan jarak 1,6 km pada pagi dan siang hari cukup padat kendaraan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara