PDIP Jateng Loloskan 26 Wakil ke Senayan & Raih 42 Kursi DPRD

Sekretaris DPD PDIP Jateng, Bambang Kusriyanto. (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
11 Mei 2019 18:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Sebanyak 26 calon anggota legislatif (caleg) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah (Jateng) diprediksi lolos ke Senayan atau DPR pada Pemilu 2019. Dari 26 kursi itu, paling banyak disumbang dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng V (Sragen, Karanganyar, Wonogiri) dan Dapil Jateng V (Klaten, Sukoharjo, Boyolali, dan Solo).

“Kontribusi paling banyak dari Dapil IV dan Dapil V. Di kedua dapil itu masing-masing menyumbang empat kursi. Kalau dapil lain rata-rata dua atau tiga kursi,” ujar Sekretaris DPD PDIP Jateng, Bambang Kusriyanto, saat dijumpai Semarangpos.com di Kantor KPU Jateng, Sabtu (11/5/2019).

Bambang menyebut raihan 26 kursi DPR itu melebihi ekspektasi. Sebelumnya, pihaknya hanya menargetkan mampu meraih 23 kursi dari total 77 kursi DPR yang diperebutkan di Jateng pada Pemilu 2019.

“Tahun sebelumnya kita hanya meraih 18 kursi DPR dari Jateng. Tahun ini targetnya, sebenarnya hanya 23, tapi ternyata bisa lebih. Bisa mencapai 26, berarti ada penambahan 8 kursi lagi,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Semarang itu.

Sementara itu, keperkasaan PDIP Jateng juga terlihat di tingkat provinsi. Pada Pemilu 2019 ini, PDIP Jateng diprediksi mampu meraih 42 kursi di DPRD Jateng atau 35% dari total kursi yang diperebutkan. Jumlah itu mengalami peningkatan sekitar 64% dari raihan yang diperoleh PDIP Jateng pada pemilu sebelumnya, yakni 27 kursi.

“Dari 42 kursi yang berhasil diraih, pembagiannya sama. 21 kursi petahana, 21 kursi pendatang baru,” imbuh Bambang.

Bambang menambahkan raihan pada Pemilu 2019 itu membuktikan jika Jateng masih tetap layak disebut sebagai kandang banteng. Tak hanya mampu meloloskan mayoritas kadernya di kursi dewan, PDIP juga mampu memenangkan pasangan calon (paslon) nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, dengan keunggulan 77%.

“Target awal kan 73%, tapi justru bisa 77% dan menang di semua wilayah. Kalau hitungan kita, Pak Jokowi itu memperoleh sekitar 16-17 juta suara,” jelas Bambang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya