Panpel PSIS Keluhkan Masih Ada Suporter Tak Mau Bayar Tiket

Wakil Ketua Panpel PSIS Semarang Pudjianto. (Antara/I.C.Senjaya)
16 Mei 2019 10:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Panitia Penyelenggara (Panpel) pertandingan PSIS Semarang mengeluhkan masih adanya adanya para suporter yang enggan membeli tiket saat menonton pertandingan tim tersebut di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang. Perilaku itu pun sangat merugikan manajemen PSIS Semarang karena membuat pemasukannya dari penjualan tiket pertandingan menurun.

“Masih ada yang sering menerobos masuk ke stadion tanpa membeli tiket. Biasanya, suporter yang belum dewasa. Itu tidak benar. Kalau memang mencintai PSIS Semarang ya belilah tiket saat pertandingan. Toh, itu [pendapatan] digunakan untuk membiaya PSIS,” ujar Wakil Ketua Panpel PSIS Semarang, Pujianto, di Mes PSIS Semarang, Selasa (14/5/2019).

Pujianto pun berharap suporter yang tidak mau membayar tiket itu mulai berkurang. Apalagi, saat ini banyak pimpinan suporter yang kerap memberikan imbauan kepada anggotanya untuk membeli tiket.

“Jumlahnya sih kemarin [musim] lalu ada penurunan. Enggak sebanyak awal musim lalu,” ujar Pujianto.

Sementara itu, menghadapi Kalteng Putra FC pada Liga 1 di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Kamis (16/5/2019), PSIS Semarang hanya menyediakan sekitar 10.000 tiket. Jumlah tiket itu, diakui Pujianto, tidak terlalu banyak untuk laga kandang PSIS. Terlebih lagi, selama ini PSIS dikenal memiliki suporter yang besar, yakni Panser Biru dan Snex Mania.

“Kita hanya mencetak 10.000 tiket. Bisa terjual 8.000 lembar saja sudah bagus. Apalagi ini bulan Ramadan dan mainnya malam hari,” ujar Pujianto.

Pujianto menambahkan laga PSIS Semarang kontra Kalteng Putra FC nanti akan digelar mulai pukul 20.30 WIB. Tiket pertandingan itu dibanderol dengan harga paling tinggi Rp100.000 untuk kursi VIP A, Rp75.000 (VIP B dan C), Rp55.000 (tribune timur), dan Rp45.000 (tribune selatan/belakang gawang).

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya