Pemugaran Pasar Johar Seusai Jadwal, Selesai Akhir 2019

Foto dokumentasi Pasar Johar, Semarang, sebelum terbakar. (Antara)
26 Mei 2019 10:50 WIB Yudi Supriyanto Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang memastikan pemugaran Pasar Johar, Kota Semarang telah sesuai dengan jadwal. Pemugaran benda cagar budaya budaya itu bakal diselesaikan sesuai jadwal, yakni pada akhir tahun 2019 ini.

Sekretaris Dinas Penataan Ruang Kota Semarang, M. Irwansyah, mengungkapkan pelaksanaan revitalisasi bangunan cagar budaya tersebut secara prinsip telah sesuai dengan kaidah konservasi dan detail engineering design (DED). “Sesuai [timeline], [yakni] akhir tahun ini,” kata Irwansyah di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (24/5/2019).

Dia menjelaskan bangunan cagar budaya tersebut juga dibangun kembali dengan memperhatikan teknologi-teknologi yang membuatnya lebih aman lagi. Salah satunya adalah dengan adanya pemasangan teknologi guna mencegah kebakaran kembali terjadi.

Selain itu, dia menambahkan pihaknya juga akan mengubah pola berjualan para pedagang di bangunan Pasar Johar ketika selesai dibangun. Bahkan, tambahnya, para pedagang akan mendapatkan buku manual agar dapat mengerti apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Bukan hanya itu, jumlah pedagang yang akan menempati bangunan cagar budaya Pasar Johar akan dibatasi guna menjaga keutuhan bangunan tersebut. "Ini bangunan cagar budaya nasional, dahulu sempat terkenal sebagai pasar terbesar se-Asia Tenggara. Dari segi ini sudah harus dijaga keutuhannya,” katanya.

Dia menambahkan cagar budaya pasar Johar yang tengah direvitalisasi setelah mengalami kebakaran akan memiliki bentuk sesuai dengan bangunan aslinya. Menurutnya, banyak bangunan tambahan yang dibangun di cagar budaya pasar Johar sebelum terjadi kebakaran.

Dia berharap bangunan cagar budaya Pasar Johar dapat menjadi sebagai ruang publik tempat orang berkumpul selain sebagai tempat untuk melakukan aktivitas jual dan beli. Dengan begitu, tambahnya, benda cagar budaya itu diharapkan dapat menjadi tempat pariwisata. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis