Tinggi Animo Calon Pekerja Migran ke Korsel

Direktur Penempatan BNP2TKI Teguh Hendro Cahyono memberikan penjelasan tentang uji keterampilan dan kompetensi calon pekeja migran yang akan ditempatkan di Korea Selatan, Jumat (24/5 - 2019). (Antara/I.C. Senjaya)
27 Mei 2019 08:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mencatat animo calon tenaga kerja untuk menjadi pekerja migran di Korea Selatan melalui skema kerja sama goverment to government terbilang tinggi.

Direktur Penempatan BNP2TKI Teguh Hendro Cahyono mengungkapkan hal itu di sela-sela uji keterampilan dan kompetensi calon pekerja migran sektor manufaktur tujuan Korea Selatan di kampus Universitas Negeri Semarang, Jumat (24/5/2019). Menurutnya, selama 2019 itu tercatat sudah ada hampir 25.000 pelamar yang mendaftar melalui sistem online.

Sementara itu, kuota yang disiapkan bagi Indonesia oleh pemerintah Korea Selatan untuk sektor manufaktur pada tahun ini hanya 4.900 orang. "Kebutuhan tenaga kerja asal Indonesia untuk tujuan Korea Selatan hanya pada sektor manufaktur dan budi daya atau penangkapan ikan," tambahnya.

Menurut dia, penempatan pekerja migran denfan skema G to G dengan Korea Selatan sudah berjalan sejak 2004. Indonesia sendiri, lanjut dia, sudah menempatkan 78.804 tenaga kerja hingga saat ini.

Ia menyebutkan pendaftaran untuk menjadi calon pekerja migran dengan tujuan Korea Selatan ini tidak dipungut biaya. Calon pekerja, kata dia, harus mengeluarkan biaya untuk keperluannya jika sudah dinyatakan lolos dan siap ditempatkan di Korea.

Ia menyebut biaya yang harus dipersiapkan para calon pegawai ini antara lain untuk kebutuhan pembuatan paspor, akomodasi menuju Korea, hingga cek kesehatan. "Termasuk untuk meningkatkan kemampuan bahasa Korea tentu calon pegawai harus mengeluarkan biaya untuk kursus atau pelatihan. Kemampuan berbahasa Korea ini merupakan rangkaian dari penjaringan awal.

Ia menambahkan tawaran gaji yang mencapai Rp21,6 juta/bulan menjadi salah satu pemicu tingginya minat calon pegawai migran bekerja di Korea Selatan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara