Warga Jateng di Jakarta Dimanjakan KA Mudik Gratis

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengangkat semboyan tanda keberangkatankereta yang membawa pemudik asal Jateng. (Bisnis/Istimewa)
03 Juni 2019 04:50 WIB Herdiyan Semarang Share :

Semarangpos.com, JAKARTA — Jawa Tengah menjadi satu-satunya provinsi yang menyediakan program mudik gratis menggunakan moda transportasi kereta api bagi warganya yang berada di Jakarta. Tak pelak program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itupun banjir peminat.

Dani Doger, 31, yang telah enam tahun merantau di ibu kota memanfaatkan program itu. Dani naik kereta api yang disediakan Pemprov Jateng melalui Stasiun Pasar Senen, Minggu (2/6/2019).

"Sebenarnya ingin ikut mudik gratis dari dulu, tapi selalu tidak kebagian tiket. Tapi karena ini anak saya sudah mulai usil, saya pun harus berangkat mengantre lebih pagi dan kembali lebih siang," ungkap Dani.

Kenyamanan putranya yang masih berusia dua tahun menjadi pertimbangan khusus, sampai akhirnya Dani memilih mudik gratis naik kereta api menuju kampung halamannya di Karangtanjung, Kebumen.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyapa peserta mudik gratis dengan Kereta Api/Istimewa

Menurut Dani program mudik gratis menjadi cara tepat baginya untuk pulang kampung, terlebih sesudah berumah tangga. "Kalau dulu tidak masalah naik bus ke Kebumen. Tapi sekarang, anak sudah rewel susah dipegang, kalau tidak naik kereta api malah membahayakan dirinya," papar Dani.

Dani pun mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo karena mendapat kemudahan saat pulang kampung. Terlebih lagi, mereka pulang kampung tidak mengeluarkan biaya untuk tiket kereta api.

"Terima kasih, Pak Gub. Setidaknya dengan mudik ini saya ngirit uang sekitar satu juta. Ya lumayanlah untuk nanti dibagikan ke keponakan-keponakan," ujarnya.

Dani adalah satu dari ratusan orang yang mudik gratis menggunakan Kereta Api Gajahwong. Ini merupakan rangkaian kereta pertama dari tiga rangkaian kereta yang direncanakan berangkat dari Jakarta.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, tiga rangkaian tersebut memiliki tujuan kota yang berbeda. Untuk rangkaian pertama kereta berangkat menuju Kutoarjo, Kebumen.

"Rangkaian pertama ini membawa 720 pemudik menuju Kutoarjo. Setelah itu nanti siang dan malam akan menyusul menuju kota lain," bebernya.

Dua rangkaian kereta api selanjutnya, masing-masing menuju Solo dan Semarang. Pada Minggu pagi ini Kereta Gajahwong berangkat dari Pasar Senen - Purwokerto - Kroya - Gombong - Kebumen dan berakhir di Kutoarjo.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama peserta mudik gratis dengan Kereta Api/Istimewa

Untuk Solo, menggunakan Kereta Singasari dengan kapasitas 448 penumpang, dan perjalanan ke Semarang Tawang menggunakan KA Menoreh dengan kapasitas 640 penumpang. "Mudah-mudahan ini melengkapi pemudik setelah kemarin berangkat 213 bus. Nanti malam saya juga akan mudik naik kereta bareng para pemudik ke Semarang," kata mantan anggota DPR ini.

Deputi 2 Komersial dan Aset Daops I PT KAI Junaidi Nasution mengatakan, Pemprov Jateng jadi satu-satunya pemda yang menyediakan mudik gratis dengan moda kereta api. Bukan hanya sekali, tapi telah berlangsung beberapa kali. "Rutin tiap tahun hanya Jateng. Peminatnya selalu penuh. Biaya sesuai tarif yang ditentukan tidak ada kenaikan maupun pengurangan," ujar Junaidi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis